kbeonline.id – Persijap Jepara tengah bersiap menghadapi laga penting di pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026. Mereka akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (11/4/2026) malam.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Persijap, ini adalah kesempatan penting untuk menjauh dari zona degradasi yang terus membayangi.
Saat ini, Persijap mengoleksi 22 poin dan berada di peringkat ke-14—hanya dua tingkat di atas zona merah. Dengan selisih poin yang tipis di papan bawah, satu hasil saja bisa langsung mengubah posisi secara drastis.
Baca Juga:Madura United Pantang Menyerah, Tekad Keluar dari Zona Degradasi Tetap MenyalaRamon Tanque Sebut Laga Lawan Bali United Seperti Final
Persaingan Ketat di Papan Bawah
Kalau melihat klasemen, situasinya benar-benar padat. PSM Makassar di posisi ke-13 sudah mengumpulkan 25 poin, hanya terpaut tiga angka dari Persijap. Di bawahnya, Persis Surakarta dengan 21 poin terus mengintai.
Belum lagi Madura United dan Semen Padang FC yang sama-sama punya 20 poin, serta PSBS Biak di dasar klasemen dengan 18 poin.
Dengan hanya delapan laga tersisa, situasi ini ibarat “liga mini” di papan bawah—siapa yang konsisten, dia yang selamat.
Tren Positif Persijap
Kabar baiknya, Persijap sedang dalam tren cukup positif. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka belum terkalahkan dengan catatan satu kemenangan dan empat hasil imbang.
Meski belum sepenuhnya maksimal, setidaknya tim menunjukkan konsistensi yang mulai terbentuk. Ini bisa jadi modal penting menghadapi laga berikutnya.
Waspadai Kecepatan Bhayangkara FC
Namun, tantangan yang datang jelas tidak mudah. Bhayangkara FC justru sedang dalam performa terbaiknya, dengan catatan enam kemenangan beruntun. Saat ini mereka berada di peringkat kelima dengan 44 poin.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui bahwa lawannya punya karakter permainan cepat yang berbahaya. Karena itu, timnya harus lebih siap, terutama dalam mengantisipasi serangan balik dan pergerakan cepat pemain lawan.
Baca Juga:Persib Ingin Pertahankan Hodak, Negosiasi Kontrak Masih BerjalanPersija Jaga Asa, Tak Mau Menyerah di Sisa Musim
“Kami butuh tiga poin, tapi kami juga tahu mereka tim yang kuat dan cepat,” kira-kira begitu pesan yang ingin ia sampaikan.
Tiga Poin Jadi Harga Mati
Dengan kondisi klasemen yang rapat, target Persijap jelas: menang. Hasil imbang mungkin cukup aman, tapi belum tentu cukup untuk menjauh dari ancaman degradasi.
