Aksi Bobol Sekolah Makin Marak di Karawang, SDN Kondangjaya II Diangkut 7 Comeback dan 2 Infokusnya

pencuri sekolah
Rekaman aksi pencurian di sekolah.
0 Komentar

KBEonline.id- Kondisi makin sulit angka kejahatan juga meningkat. Kini aksi bobol sekolah alias pencurian perangkat sekolah makin marak di Kabupaten Karawang.

Terakhir pencurian perangkat sekolah dialami SDN Kondangjaya II Karawang Timur yang diangkut 7 Comeback dan 2 Infokusnya.

Pencurian perangkat sekolah ini tentu saja sangat mengkhawatirkan terhadap dunia pendidikan. Dengan hilangnya perangkat sekolah itu proses belajar murid menjadi terhambat.

Baca Juga:Siap-siap Lowker Sopir, Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor TransportasiSekda Endin: Pemkab Bekasi Selalu Komit Tingkatkan Kualitas SDM di Satuan Pendidikan 

Pencurian atau pembobolan sekolah di Karawang sebenarnya marak sejak dihelar TKA.

Beberapa sekolah yang akan menggelar TKA pada malam harinya dicuri laptop dan komputernya.

Misalnya aksi pencurian itu terjadi di SDN Tanjungpura II, Kecamatan Karawang Barat, pada Senin (20/4) dini hari.

Pelaku diduga masuk ke lingkungan sekolah dan membobol salah satu ruang kelas, lalu membawa kabur sejumlah barang berharga milik sekolah, di antaranya delapan unit laptop dan proyektor serta perangkat kamera pengawas (CCTV).

‎‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Tanjungpura II Asmari mengatakan, aksi pencurian tersebut sempat terekam oleh kamera pengawas sebelum perangkat itu turut digondol pelaku.

Berdasarkan rekaman yang ada, pelaku melakukan aksinya dengan cara merusak jendela ruang kelas untuk masuk ke dalam ruangan, meskipun jendela tersebut telah dilengkapi dengan teralis pengaman.

‎”Peristiwa pencurian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 04.30 WIB oleh petugas kebersihan sekolah yang hendak memulai aktivitas pagi.

Baca Juga:Banjir Jadi Curhatan Warga Puri Cikarang Hijau, Saeful Islam: Pengembang Jangan Dablek10 Brand Baju Muslim Wanita Viral 2026, Favorit TikTok yang Sering Ludes dalam Hitungan Menit!

Saat itu, petugas menemukan kondisi ruangan dalam keadaan terbuka dan tidak seperti biasanya. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui sejumlah barang inventaris sekolah telah hilang,”katanya.

‎Tentu saja pihaak sekolah mengaku mengalami kerugian cukup besar akibat hilangnya perangkat tersebut, mengingat laptop merupakan fasilitas penting dalam mendukung kegiatan pembelajaran berbasis teknologi. ‎

‎Atas kejadian ini, pihak sekolah telah melaporkan peristiwa pencurian tersebut kepada pihak kelurahan, Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, serta kepolisian dari Polres Karawang.

Laporan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti untuk mengungkap pelaku dan mengamankan barang bukti. ***

0 Komentar