“Termasuk di sini nanti ada ketahanan pangan, ada kolam ikan, termasuk juga nanti ada sayur-sayuran. Pokoknya nanti semua dinas masuk ke sini,” katanya.
Aep juga meminta puskesmas terdekat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia yang tinggal di kawasan tersebut agar kondisi kesehatan mereka tetap terpantau dengan baik.
“Saya minta orang tua kita harus rutin dicek kesehatannya. Kalau bisa setiap minggu dicek agar kesehatan mereka terjamin,” tegasnya.
Baca Juga:BTS Konser di GBK Jakarta! Ini Dia Rekoemdasi Hotel Murah, Banyak Penginapan Full Booking Jelang Akhir TahunRekomendasi Bolen Pisang Enak di Karawang : Cocok Buat Oleh-Oleh dan Teman Ngopi
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang berencana membangun rumah lansia serupa di sejumlah wilayah lain seperti Cilamaya Wetan, Tempuran, hingga Batujaya. Program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lansia yang membutuhkan tempat tinggal layak.
“Insyaallah nanti kita akan bangun juga di setiap kecamatan. Kita akan lihat mana yang lansianya lebih banyak,” tandasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Karawang Asep Hazar mengatakan pembangunan rumah lansia dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pembangunan delapan unit rumah, sedangkan tahap kedua meliputi pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum.
Ia menjelaskan, total luas lahan yang tersedia mencapai 426 meter persegi dengan luas masing-masing unit rumah sebesar 24 meter persegi. Fasilitas umum yang disediakan meliputi jalan lingkungan, saluran drainase, jaringan air bersih dan listrik, serta ruang pendukung lainnya.
Menurutnya, rumah lansia tersebut nantinya menggunakan konsep hunian sosial bergilir dan bukan menjadi hak milik penghuni.
“Rumah lansia ini nantinya bukan akan menjadi hak milik yang menempatinya, tetapi menjadi fasilitas hunian bagi lansia yang membutuhkan tempat tinggal, khususnya di Bayur Kidul, dengan konsep bergilir. Jika penghuni sebelumnya meninggal dunia atau dibawa keluarganya, maka akan diisi kembali oleh lansia lain yang membutuhkan,” pungkasnya. (Siska)
