Terlambat Panas! Riekerink Sebut Start Buruk Hambat Laju Dewa United

Jan Olde Riekerink
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink
0 Komentar

kbeonline.id – Memasuki pekan terakhir BRI Super League 2025-2026, pelatih Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, memberikan penilaian jujur mengenai perjalanan timnya sepanjang musim. Menurut pelatih asal Belanda itu, masalah yang terjadi pada awal kompetisi menjadi faktor utama yang menghambat langkah Dewa United dalam persaingan papan atas.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perkembangan signifikan yang ditunjukkan timnya pada paruh kedua musim. Setelah melakukan sejumlah perbaikan komposisi pemain di bursa transfer pertengahan musim, performa Banten Warriors dinilai meningkat secara konsisten.

Awal Musim Jadi Titik Lemah

Riekerink menegaskan bahwa persoalan terbesar Dewa United berada pada susunan skuad di awal kompetisi. Situasi tersebut membuat tim kehilangan sejumlah poin penting yang seharusnya bisa menjadi modal berharga dalam perburuan posisi terbaik di klasemen.

Baca Juga:Super League 2026-2027 Dimulai 4 September, I.League Siapkan Kompetisi Baru League CupHasil Super League: Arema FC Akhiri Musim dengan Kemenangan 3-1 atas PSIM Yogyakarta

Menurutnya, masalah itu bukan hal baru karena sudah beberapa kali dibahas sepanjang musim. Namun dampaknya terasa cukup besar terhadap perjalanan tim hingga menjelang akhir kompetisi.

“Masalah utama kami di awal musim adalah komposisi skuad. Saya sudah sering menyampaikan hal tersebut sebelumnya,” ungkap Riekerink saat konferensi pers menjelang pertandingan terakhir musim ini.

Bangkit Setelah Bursa Transfer

Perubahan mulai terlihat setelah jeda kompetisi dan dibukanya bursa transfer paruh musim. Kedatangan beberapa pemain baru serta meningkatnya persaingan sehat di dalam tim membuat performa Dewa United perlahan menanjak.

Pelatih berpengalaman itu bahkan mengungkapkan bahwa jika melihat performa dalam 20 pertandingan terakhir sebelum laga melawan Persis Solo, Dewa United berada di posisi kedua dalam klasemen periode tersebut. Catatan itu menunjukkan betapa besar peningkatan yang berhasil dicapai tim dalam beberapa bulan terakhir.

Pemain-pemain seperti Egy Maulana Vikri juga dinilai berperan penting dalam kebangkitan tim setelah sempat mengalami kesulitan di awal musim.

Terlambat Panas dalam Perebutan Papan Atas

Riekerink mengibaratkan perjalanan Dewa United musim ini seperti sebuah perlombaan yang kehilangan momentum sejak garis start. Ketika awal perjalanan tidak berjalan sesuai rencana, dampaknya akan terasa hingga garis finis.

Meski sempat tertinggal, ia menilai para pemain menunjukkan karakter kuat dengan mampu bangkit dan mempertahankan ambisi untuk bersaing di papan atas hingga pekan-pekan terakhir.

0 Komentar