Brits Hotel Karawang Resmi Jalin Kerja Sama Kelas Industri Bersama SMKN 2 Karawang Barat

Brits Hotel Karawang Bersama SMKN 2 Karawang Barat
Brits Hotel Karawang Resmi Jalin Kerja Sama Kelas Industri Bersama SMKN 2 Karawang Barat, Dorong Sinkronisasi Kurikulum dan Siapkan SDM Hospitality yang Siap Kerja. --KBE--
0 Komentar

Assistant HR Brits Hotel Karawang, Dea, menjelaskan bahwa program tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang lebih relevan dengan kebutuhan industri.

“Program kelas industri ini menjadi salah satu langkah strategis kami untuk mendukung pendidikan, khususnya di industri perhotelan. Jadi bukan hanya praktik kerja lapangan biasa, tetapi kami terlibat langsung dalam pembentukan kurikulum, standar pembelajaran, hingga pendampingan siswa oleh praktisi dari Brits Hotel,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa perbedaan utama program kelas industri dengan PKL reguler terletak pada keterlibatan industri yang lebih mendalam sejak siswa berada di bangku sekolah.

Baca Juga:KABAR BAIK, Uang Jaminan Kecelakaan Kerja Lebih Cepat Cair, BPJS dan Jasa Raharja Luncurkan AplikasinyaJadwal Bioskop Trans TV Malam Ini 25 Mei 2026: Ada FIlm Baby Driver dan End of a Gun, Cek Sinopsisnya

“Kalau PKL reguler biasanya siswa langsung ditempatkan di industri dalam periode tertentu. Sedangkan kelas industri ini dibentuk sejak awal, mulai kelas 10 hingga kelas 12. Nantinya seluruh siswa dalam kelas tersebut akan menjalani praktik di Brits Hotel dan mendapatkan pembelajaran yang disesuaikan dengan standar industri hospitality,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Karawang Barat, Kuswita Sitiadefi, S.Si., M.Si.P, menyampaikan bahwa program kelas industri menjadi bagian penting dalam menciptakan link and match antara sekolah dan dunia usaha dunia industri (DUDI).

Menurutnya, pembelajaran siswa saat ini harus bergerak lebih dinamis dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Kerja sama ini menjadi langkah penting agar kompetensi siswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri hospitality saat ini. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan, di mana siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga memahami budaya kerja, disiplin, dan etos profesional industri hotel berbintang,” ungkapnya.

Ia berharap melalui program ini siswa mampu memiliki hard skill dan soft skill yang lebih matang, mulai dari penguasaan SOP hospitality, kemampuan komunikasi profesional, hingga pembentukan karakter kerja yang kuat dan adaptif terhadap perkembangan industri.

Wakabid Hubin SMKN 2 Karawang Barat, Hj. Susi Amalia, S.Pd., M.Pd, menambahkan bahwa sinkronisasi kurikulum menjadi upaya standardisasi kompetensi siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

0 Komentar