Kok Bisa Ada Tempat Wisata Seribu Batu di Purwakarta? Begini Cerita Lengkap Pasir Kole Stone Park

Pasir Kole Stone Park
Hamparan sawah hijau berpadu dengan batu-batu raksasa berwarna hitam, sementara di kejauhan membentang birunya Waduk Jatiluhur. Tempat itu bernama Pasir Kole Stone Park
0 Komentar

Akibat proses alam yang berlangsung selama ribuan hingga jutaan tahun itulah, kini batu-batu besar tersebut seolah muncul dari dalam tanah dan membentuk lanskap unik yang membuat Pasir Kole dijuluki sebagai “Desa Seribu Batu.”

Tak hanya berada di kawasan wisata, batu-batu besar itu juga dapat ditemukan di pekarangan rumah warga hingga di tengah area persawahan.

Perpaduan Sawah Hijau dan Waduk Jatiluhur

Keunikan Pasir Kole bukan hanya soal batuannya. Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati panorama terasering sawah yang hijau membentang. Saluran irigasi dengan air yang jernih mengalir di sela-sela pematang, menghadirkan suasana pedesaan yang begitu menenangkan.

Baca Juga:Orang Tua Kecewa Pelayanan SPMB SMKN 1 Karawang, Seleksi Jalur Prestasi Ko Gitu?Belum Punya Tiket? BTS Resmi Tambah Jadwal Konser di Jakarta Jadi Tiga Hari, Begini Cara Dapat Tiket BTS

Lebih menarik lagi, seluruh lanskap tersebut berpadu dengan pemandangan luas Waduk Jatiluhur yang terlihat jelas dari ketinggian.

Saat cuaca cerah, gradasi warna hijau sawah, hitamnya batu andesit, birunya waduk, hingga perbukitan Purwakarta menciptakan panorama yang sulit ditemukan di tempat lain.

Tak heran jika banyak fotografer maupun pemburu konten media sosial sengaja datang hanya untuk mengabadikan keindahan alam Pasir Kole.

Tempat Favorit Camping dan Berburu Sunrise

Karena berada di dataran tinggi dengan suasana yang tenang, Pasir Kole juga menjadi lokasi favorit untuk berkemah.

Saat malam tiba, udara berubah menjadi sejuk dengan langit yang dipenuhi bintang. Sementara pagi harinya, pengunjung bisa menikmati matahari terbit yang perlahan muncul dari balik perbukitan.

Tak sedikit pula wisatawan yang datang pada sore hari untuk berburu sunset dengan latar belakang Waduk Jatiluhur.

Selain itu, kawasan sekitar waduk juga menjadi surga bagi para pemancing yang ingin menikmati suasana alam sambil menunggu ikan menyambar kail.

Baca Juga:Ada Tempat Wisata Baru di Banten! Warga Jabodetabek Ayo Serbu Pulau Privat dengan Villa di Atas LautMasih Sepi Wisatawan! Liburan Sekolah di Bogor Ini Punya Kolam Mata Air Gunung Salak yang Jernih

Menikmati Nasi Liwet di Pinggir Sawah

Usai menjelajahi kawasan batu dan persawahan, wisatawan dapat beristirahat di warung-warung sederhana milik warga.

Menu yang paling banyak dicari tentu saja nasi liwet khas Sunda lengkap dengan lauk sederhana seperti ayam goreng, ikan asin, tahu, tempe, sambal, dan lalapan segar.

Sensasi menikmati hidangan hangat sambil memandang hamparan sawah hijau menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

0 Komentar