Teknik Industri UBP Karawang Implementasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Berkelanjutan di Desa Telukjambe

PkM UBP Karawang
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Telukjambe, Kabupaten Karawang, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan sistem pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan bernilai ekonomi.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Telukjambe, Kabupaten Karawang, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan sistem pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan bernilai ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Telukjambe ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta jajaran civitas akademika UBP Karawang. Inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menggabungkan ilmu teknik industri dengan kebutuhan riil di lapangan.

Dekan Fakultas Teknik UBP Karawang, Ir. Ade Suhara, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan pemerintah desa.

Baca Juga:Siapkan Talenta Digital, Fasilkom UNSIKA dan Brits Hotel Karawang Kolaborasi Program MagangDulu Jadi Hiburan Rakyat Kini NAsibnya Makin Sepi: Mengapa Pasar Malam Perlahan Tidak Digemari?

“Pengabdian kepada Masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik sekaligus membuka peluang usaha berbasis pengolahan sampah,” ujar Ade Suhara.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Teknik Industri UBP Karawang, Suryadi, S.T., M.T., memaparkan hasil kajian terkait optimalisasi kapasitas TPS3R. Menurutnya, masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah perlunya efisiensi alur pengolahan agar sampah tidak menumpuk dan memiliki nilai tambah.

“Kami merekomendasikan optimalisasi proses dan penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas TPS3R. Pengelolaan sampah yang berkelanjutan tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi warga melalui produk daur ulang yang memiliki nilai jual,” jelas Suryadi.

Kepala Desa Telukjambe, Uji, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah yang diambil UBP Karawang. Ia berharap sinergi ini menjadi solusi jangka panjang bagi tantangan lingkungan di wilayahnya.

“Kami sangat menyambut baik dukungan dari UBP Karawang. Besar harapan kami agar kerja sama ini terus berlanjut untuk menyelesaikan persoalan lingkungan di Desa Telukjambe secara komprehensif,” tutur Uji.

Sebagai bentuk komitmen, UBP Karawang dan Pemerintah Desa Telukjambe resmi menjalin kerja sama strategis yang mencakup pendampingan pengelolaan lingkungan, penerapan teknologi tepat guna, hingga monitoring evaluasi. Kegiatan ditutup dengan kunjungan langsung ke TPS3R untuk merancang langkah konkret pengembangan daur ulang sampah plastik ke depannya.

0 Komentar