“Kerja sama dengan Sharp Indonesia merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi sekolah kami. Program ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif karena siswa memperoleh materi langsung dari praktisi industri. Kami optimistis program ini akan meningkatkan kompetensi peserta didik sekaligus memperluas peluang mereka untuk terserap di dunia kerja,” ujar Sopandi, M.Pd., Kepala Sekolah SMKN 35 Jakarta.
Dukungan terhadap kolaborasi dunia pendidikan dan industri juga disampaikan oleh perwakilan Dinas Pendidikan.
“Kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan seperti Sharp Class merupakan implementasi nyata konsep link and match yang terus kami dorong. Kami mengapresiasi komitmen Sharp Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan berharap semakin banyak industri yang terlibat dalam mencetak lulusan SMK yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” kata Muchlis, SP.MSE., Kepala Seksi SMK, Kursus dan Pelatihan Sudin Pendidikan Wilayah 1, Jakarta Barat.
Baca Juga:Ada Wisata Keluarga Paling Hemat di Bekasi? Kunjungi Taman Sari Forest Setu Tawarkan Wahana Serba GocengPersib Bandung dan Persebaya Lolos Semifinal Piala Presiden 2026, Bagaimana Kabar Persija dan Arema?
Program Sharp Class pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 sebagai salah satu program CSR Sharp Indonesia yang berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi. Hingga saat ini, program tersebut telah diimplementasikan di 28 SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Malang, Denpasar, Banjarmasin, Padang, serta berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
Sejak pertama kali dijalankan, sebanyak 923 siswa telah mengikuti program Sharp Class. Dari jumlah tersebut, sekitar 10% lulusan berhasil bergabung sebagai karyawan PT Sharp Electronics Indonesia, sementara lulusan lainnya telah berkarier di berbagai perusahaan nasional maupun internasional, serta mengembangkan usaha mandiri.
Program ini merupakan bagian dari upaya Sharp Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara dunia industri, pendidikan, dan pemerintah.
Melalui perluasan program Sharp Class, Sharp Indonesia berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
“Kami meyakini bahwa keberlanjutan dibangun melalui kolaborasi dan investasi pada manusia. Melalui Sharp Class, kami ingin mendukung lahirnya generasi yang lebih siap menghadapi dunia kerja sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tutup Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia.
