Ledakan Gas di Cikarang Renggut Ayah dan Anak

Tabung Gas Melon Bocor
Diduga Gegara Tabung Gas Melon Bocor, Ayah dan Anak di Cikarang Meninggal Dunia. (Karawang Bekasi Ekspres)
0 Komentar

KBEONLINE.ID, BEKASI – Ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas melon 3 kilogram merenggut nyawa ayah dan anak di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dari enam anggota keluarga yang mengalami luka bakar, Deni Setiawan (36) dan putranya, Raihan Alfarizky (7), akhirnya meninggal dunia setelah tubuhnya terbakar lebih dari 90 persen.

Keluarga korban, Tami (55) mengatakan kejadian bermula ketika ibu korban bernama Enah sedang memasak sekaligus menghangatkan nasi pada dini hari. Saat itu, diduga terjadi kebocoran pada tabung gas melon.

Enah kemudian meminta bantuan anggota keluarga untuk memperbaikinya. ”Katanya ada gas 3 Kg yang bocor. Dia minta tolong sama mantunya, minta dibenerin,” kata Tami kepada Cikarang Ekspres, Sabtu (29/8) malam.

Baca Juga:Jadwal Bioskop Trans TV 30 Agustus 2026 Lengkap Sinopsis, Malam Ini Nonton Transporter 3 & Escape Plan 2:HadesPelayanan Adminduk Makin Dekat ke Masyarakat, SORABI Kini Layani Akta Kelahiran hingga KK

Tami rumahnya berada di sebelah lokasi kejadian mengaku mendengar suara ledakan tak lama setelah Enah meminta bantuan. Suara ledakan tersebut terdengar cukup keras hingga membuat warga sekitar mengetahui adanya kejadian.

Enam anggota keluarga kemudian ditemukan dalam kondisi mengalami luka bakar. ”Terdengar satu kali meledak. Pokoknya ngebledug gitu kedengarannya,” ungkapnya.

Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Suta (41) mengatakan dirinya mengetahui kejadian setelah didatangi anak korban yang meminta pertolongan.

”Saya tahu dari anaknya si Aisah datang ke rumah saya, ‘Bu, minta tolong. Ini kebakaran, ibu saya sudah luka,” kata Suta.

Saat tiba di lokasi, Suta melihat sejumlah korban sudah berada di luar rumah dengan kondisi mengalami luka bakar. Enam korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Tiga korban dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi, sementara tiga lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika. Suta menduga ledakan terjadi ketika Enah sedang memasak nasi.

Kebocoran gas disebut terjadi sebelum korban berupaya mengganti atau memperbaiki tabung. Namun, saat upaya tersebut dilakukan, api diduga sudah muncul dan kemudian menyambar gas yang bocor.

Baca Juga:Lagi Nyari Laptop Terbaik 2026 Buat Kuliah-Hiburan? Coba Rekomendasi Laptop Berikut Ini, Harga Mulai 4 JutaanHilang Usai Acara 17-an, Pemuda Tewas Ditemukan Luka di Kali Batujaya 

Sementara Deni dan Raihan menjadi dua korban dengan kondisi paling parah. Keduanya mengalami luka bakar dengan luas lebih dari 90 persen.

Suta menyebut luka bakar yang dialami keduanya nyaris mengenai seluruh tubuh. ”Dua korban yang meninggal itu luka bakarnya di atas 90 persen, sudah full, kayaknya sudah 100 persen,” paparnya.

0 Komentar