kbeonline.id – Persib Bandung menunjukkan mentalitas juara saat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Dewa United Banten FC. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (11/10/2026) malam, Maung Bandung membuktikan daya juang mereka meski menghadapi kelelahan setelah menjalani laga tandang di Thailand.
Dewa United lebih dulu mengejutkan tuan rumah melalui gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-22. Keunggulan tim tamu bertambah pada masa injury time babak pertama setelah Noah Sadaoui mencatatkan namanya di papan skor.
Namun, Persib tidak menyerah begitu saja. Memasuki babak kedua, pasukan Igor Tolic langsung meningkatkan tekanan dan memperkecil ketertinggalan lewat gol Balsa Sekulic pada menit ke-50. Empat menit berselang, kapten Marc Klok menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Baca Juga:Persebaya dan Arema Belum Tumbang, Tapi Punya Catatan BerbedaPersita Evaluasi Empat Laga Awal, Carlos Pena Bidik Performa Terbaik Lawan Persija
Igor Tolic Apresiasi Perjuangan Pemain
Pelatih Persib, Igor Tolic, memberikan apresiasi kepada para pemain atas usaha mereka sepanjang pertandingan. Menurutnya, perjuangan tersebut semakin berarti karena tim baru menjalani perjalanan melelahkan setelah bertanding di Thailand pada kompetisi regional.
Kondisi lapangan yang sulit akibat guyuran hujan deras juga menjadi tantangan tersendiri bagi kedua tim.
“Ya, saya pikir pertandingan hari ini merupakan usaha yang luar biasa dari para pemain. Saya pikir mereka mengerahkan segalanya yang mereka miliki mengingat perjalanan yang melelahkan. Saya pikir mereka juga melakukan pressing, mereka menciptakan peluang dan bahkan lapangannya cukup sulit di bawah guyuran hujan,” ujar Tolic.
Dua Kesalahan Jadi Pelajaran
Tolic mengakui Persib melakukan dua kesalahan pada babak pertama yang berhasil dimanfaatkan Dewa United. Ia menilai lawan memiliki kualitas pemain yang baik serta persiapan lebih terfokus pada kompetisi liga.
Meski demikian, respons Persib setelah turun minum menjadi bukti karakter tim yang tidak mudah menyerah.
“Kami membuat dua kesalahan di babak pertama. Kami dihukum karena ini adalah tim yang bagus yang fokus hanya pada liga. Mereka memiliki pemain-pemain yang bagus. Kemudian setelah itu sulit untuk bangkit. Kami menciptakan beberapa peluang juga pada babak pertama dan kemudian di babak kedua kami tampil all out, mencetak dua gol,” lanjutnya.
