kbeonline.id – PSS Sleman memilih bertahan di Surabaya setelah menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kelima Super League 2026/27, Minggu (18/10). Keputusan ini diambil untuk menjaga kebugaran pemain sekaligus mengoptimalkan persiapan sebelum bertandang ke markas Persik Kediri.
Super Elang Jawa dijadwalkan menghadapi Persik di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (22/10/2026) sore. Dengan jadwal pertandingan yang berdekatan, tim pelatih memilih menghemat waktu perjalanan agar para pemain memiliki kesempatan pemulihan lebih baik.
Pieter Huistra Pertimbangkan Efisiensi Perjalanan
Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menjelaskan bahwa durasi perjalanan menjadi pertimbangan utama. Jika kembali ke Yogyakarta, para pemain harus menempuh perjalanan panjang sebelum kembali bergerak menuju Kediri.
Baca Juga:Hasil Super League: Dewa United Tekuk Persijap 2-0, Laskar Kalinyamat Kalah 6 Kali BeruntunHasil Super League: Lima Kali Kalah Beruntun, PSIM Takluk dari Bhayangkara FC
“Kami memiliki opsi untuk kembali ke Yogyakarta. Namun, perjalanannya memakan waktu lima hingga enam jam. Jika pulang, kami hanya punya waktu satu hari sebelum berangkat lagi menuju Kediri dengan perjalanan empat jam,” jelas Pieter Huistra.
Dengan tetap berada di Surabaya, PSS berharap dapat mengurangi kelelahan akibat perjalanan sekaligus memaksimalkan waktu persiapan menjelang pertandingan berikutnya.
PSS Berpeluang Bawa 23 Pemain yang Sama
Selain mengatur perjalanan, PSS juga memantau kondisi fisik pemain setelah menghadapi Persebaya. Huistra menyebut para pemain menyelesaikan pertandingan tanpa kendala berarti dan berada dalam kondisi siap untuk laga berikutnya.
“Saat ini semua pemain menyelesaikan pertandingan dengan baik. Semua tampak bugar dan siap bertanding melawan Persik Kediri,” tegasnya.
Mengenai komposisi skuad, pelatih asal Belanda tersebut mengisyaratkan tidak akan melakukan banyak perubahan. Ia menilai belum ada alasan kuat untuk merombak daftar pemain yang disiapkan.
“Saat ini, tidak ada alasan untuk melakukan perubahan. Jadi, kami kemungkinan akan memboyong 23 pemain yang sama ke Kediri,” pungkasnya.
Bagi PSS, keputusan bertahan di Surabaya menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan tim di tengah jadwal yang padat. Dengan waktu pemulihan yang lebih terjaga, Super Elja berharap bisa tampil optimal saat menghadapi Persik Kediri pada pekan keenam Super League.
