Mencatat materi dapat membantu menyusun informasi agar lebih mudah dipahami.
Daripada menyalin seluruh isi buku, tuliskan gagasan utama, definisi penting, contoh, dan hubungan antarkonsep menggunakan bahasa sendiri.
Peta konsep atau mind map juga bisa digunakan untuk materi yang memiliki banyak keterkaitan. Pilih format yang memudahkan pemahaman, bukan sekadar membuat catatan terlihat menarik.
11. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur
Aktivitas fisik tidak harus berupa olahraga berat. Berjalan kaki, bersepeda santai, atau melakukan peregangan dapat menjadi pilihan untuk mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama.
Baca Juga:Rekomendasi 11 Tempat Cuci Sepatu di Tambun Selatan, Ada yang Bisa Deep Cleaning hingga ReglueNoda Minyak di Dapur Bikin Kesal? Ini 11 Cara Membersihkannya, Nomor 7 Jarang Diketahui
Aktivitas fisik teratur mendukung kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi otak dan kualitas tidur.
Jika belajar berlangsung berjam-jam, sisihkan waktu untuk bergerak di antara sesi. Kebiasaan ini juga membantu mengurangi rasa kaku akibat terlalu lama duduk.
12. Evaluasi Kemajuan Belajar
Cara terakhir adalah memeriksa kembali apa yang sudah dipelajari.
Setelah menyelesaikan satu sesi, cobalah menjawab beberapa pertanyaan tanpa melihat catatan. Tandai bagian yang masih membingungkan untuk dipelajari kembali.
Evaluasi tersebut membantu menentukan apakah metode belajar yang digunakan sudah efektif atau perlu diubah.
Tidak semua orang memiliki pola konsentrasi yang sama. Karena itu, cobalah beberapa metode dan pertahankan kebiasaan yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Jika kesulitan berkonsentrasi berlangsung terus-menerus selama beberapa minggu hingga mengganggu kegiatan sehari-hari, pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui kemungkinan penyebabnya.
