Awas, Ada Satgas Korona “Bodong” Datang ke Pabrik-Pabrik

0

DI TENGAH centang-perenangnya kondisi pengendalian virus covid-19 di Karawang, ada saja oknum yang makin menperkeruh dengan cara mengatasnamaakan satgas lalu mendatangi pabrik-pabrik dan menakut-nakuti pabrik yang didatanginya.

Saat ini Polres Karawang tengah melakukan menyelidiki kasus dugaan penipuan yang berpura-pura mengaku sebagai pejabat Pemkab Karawang dan Satgas Penanganan Covid-19.

“Doain segera dapat pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (18/1/2021).

Oliestha mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari salah satu perusahaan di Karawang. Yang merasa dirugikan atas dugaan penipuan mengaku pejabat Pemkab Karawang dan Satgas Penanganan Covid-19. “Korbannya satu, perusahaan. Sudah diproses laporannya,” ungkapnya.

Akibat kejadian penipuan dengan modus mengaku sebagai pejabat Pemkab Karawang dan Satgas Covid-19. Pemerintah setempat mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan kepada pimpinan lembaga, pimpinan perusahaan, pelaku usaha dan warga Karawang.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang mengimbau perusahaan, pelaku usaha dan warga Karawang modus penipuan yang mengaku sebagai Pemkab Karawang dan Satgas Penanganan Covid-19.

Surat imbauan, bernomor surat 440/226/Tapem tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Karawang, Acep Jamhuri. Surat tersebut ditunjukkan kepada pimpinan lembaga, pimpinan perusahaan, pelaku usaha dan warga Karawang.

Latar belakang pembuatam surat tersebut karena adanya laporan dari pabrik yang didatangi oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai staf Pemerintah Kabupaten Karawang dan Satgas Penanganan Covid-19.

“Sebelumnya ramai pemberitaan tentang salah satu perusahaan karena Covid-19. Kemudian ada sejumlah oknum yang mendatanginya dan mengaku-ngaku dari Pemkab dan Satgas,” ujar Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karawang, Asep Aang Rahmatullah kepada wartawan, kemarin (17/1/2021). 

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bagi mereka yang merasa didatangi oleh sejumlah oknum tersebut untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu dan jika adanya pemerasaan untuk segera melakulan pelaporan kepada kepolisian. “Modusnya menakuti perusahaan,” jelas Aang. 

Sebelumnya, Komandan Korem (Danrem) 063 Sunan Gunungjati, Kolonel Inf, Elkines Villando Dewangga menemui Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, untuk mengetahui lebih jauh penanganan Covid-19 di Karawang, Jumat (8/1/21). 

Bukan hanya itu, dia juga mendatangi kawasan industri yang menjadi klaster terbesar di Karawang, melihat bagaimana protokol kesehatan dilaksanakan. Kabupaten Karawang dinilainya harus mencari solusi lain agar lebih dapat menekan penyebaran Covid-19.

“Sudah sekitar tiga pekan ini Kabupaten Karawang masih zona merah. Penanganan Covid-19 di Karawang sudah cukup baik, hanya saja mungkin harus dicarikan solusi lain agar lebih dapat menekan penyebaran Covid-19,” kata Elkines saat berkunjung ke Kawasan Industri Surya Cipta, bersama Cellica dan Tim Satgas Covid-19 Karawang.

Danrem Elkines bersama Bupati Cellica ke PT. Santos Jaya Abadi, yang membuat produk kopi Kapal Api. Sebanyak 71 pegawai PT. Santos Jaya terpapar Covid-19, dan saat ini menjalani isolasi. Danrem mendengar langsung dari pihak manajemen perusahaan penanganan pasien Covid-19 dan juga cara pencegahannya.

“Penangangannya sudah baik tinggal cari solusi lain untuk menekan covid -19. Tugas TNI dan Polri membantu pemerintah menekan penularan ini,” ungkapnya. (rie/mhs) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here