MESIN PARTAI MULAI DIPANASKAN

Aming mulai memanaskan mesin kader PAN. Wakil Bupati Purwakarta yang belum lama ditunjuk menjadi Ketua DPD PAN itu berpotensi menjadi penantang kuat untuk Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pada Pilkada Purwakarta 2024 mendata jika keduanya memutuskan untuk saling lawan.

Potensi pertarungan keduanya dari saat ini sudah mulai terlihat menyusul adanya kabar tak harmonisnya hubungan bupati-wakil bupati. Kuda-kuda pun langkah politik AMing pun sudah Nampak. Ia tak mau leha-leha setelah ditunjuk menjadi Ketua DPD PAN Purwakarta. Saat ini, PAN sedang ngebut merampungkan pengurus DPC kecamatan se-Purwakarta..
“Kita kebut pembentukan DPC PAN Se Kabupaten Purwakarta, anggota DPRD, pengurus dan kader PAN lainnya harus bekerja esktra, bulan ini harus rampung,”jelas Ketua DPD PAN Purwakarta, Aming kepada awak media.
Tak hanya itu saja, Aming juga mengaku telah menyaring masukan-masukan dari kader yang meminta PAN memperbanyak kegiatan-kegiatan sosial dan terjun langsung bertemu dengan masyarakat. Kegiatan ini disinyalir menjadi salah satu cara PAN mengorbit Aming menjadi calon bupati di Pilkada 2021 mendatang.
“Kalau tadi masukan dari pengurus dan kader lebih cenderung kepada kegiatan aksi sosial saja, bentuknya apa nanti kita bahas dan pastikan, kegiatan Bansos dan bertemu dengan masyarakat dengan PAN dalam rangkaian HUT PAN merupakan satu agenda yang harus dilaksanakan,”ungkapnya yang menyebut sejumlah kegiatan DPD PAN dalam waktu dekat bakal difokuskan untuk memeringati hari jadi partai.
Di luar Aming, belum ada nama lain yang kuat berpotensi menjadi penantang Ambu. Bahkan sejumlah partai sesumbar justru memberikan kode membuka lagi peluang mengusung Ambu. Salah satunya partai yang raihan kursinya moncer pada Pileg 2019 lalu, yakni PKS.
Ketua DPD PKS Purwakarta, HM Arif Kurniawan menuturkan bukan tidak mungkin PKS pada Pilkada 2024 mendatang kembali mengusung istri Dedi Mulyadi itu menjadi calon bupati.    “Suatu yang lumrah dalam politik adanya dukungan, memberi dukungan atau menarik dukungan. Kalau saja perkembangannya cukup bagus (dukungan terhadap Anne Ratna Mustika), kenapa tidak. Tapi kalau ada yang lebih baik, kami pasti mendukungnya,” kata Arif.
Pilkada Purwakarta sendiri dipastikan bakal berlangsung di tahun 2024. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan dimulai pada pertengahan Januari 2022. Usulan ini dituangkan dalam rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan, Jadwal, dan Program yang akan dikonsultasikan dahulu kepada pemerintah dan DPR RI.
“Sampai saat ini masih usulan. KPU telah mempersiapkan rancangan tahapannya. Namun masih dalam proses,” ujar Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat dikonfirmasi, kemarin (9/8). 
Raka menjelaskan, dalam draf PKPU tersebut hari pemungutan suara Pemilu nasional, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), jatuh pada 21 Februari 2024. Apabila tahapan dimulai Januari 2022, maka tahapan pemilu akan berlangsung selama kurang lebih 25 bulan.
Waktu yang lebih panjang itu dinilai dapat memaksimalkan persiapan pemilu yang diperkirakan lebih rumit. Namun, menurut Raka, secara teknis, tahapan Pemilu baru dimulai 20 bulan sebelum pencoblosan.
Sementara itu, pemungutan suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Kendati demikian, usulan waktu hari pencoblosan ini tetap akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah dan Komisi II DPR RI.
“Draf rancangan sedang dalam proses. KPU sudah mempersiapkannya. Nantinya hal itu perlu dibahas lebih lanjut agar lebih komprehensif dan cermat sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya. (bbs/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here