108 Buku Nikah Warga Telukjambe Raib Dibawa Kabur Maling

108 Buku Nikah Warga Telukjambe Raib Dibawa Kabur Maling
0 Komentar

KARAWANG- Sebanyak 108 buku nikah dan delapan duplikat milik Kantor Urusan Agama (KUA) Telukjambe Timur raib dibobol maling. Selain itu, pelaku juga membawa kabur 3 unit laptop dengan total kerugian mencapai Rp 22 juta.
Peristiwa raibnya barang-barang yang ada di kantor KUA Telukjambe Timur tersebut, pertama kali diketahui oleh Sofyan selaku penyuluh fungsional di sana. Saat ia datang ke kantor bermaksud hendak menaruh berkas nikah, ketika masuk, ternyata kondisi kantor sudah berantakan.
Sontak saja Sofyan merasa kaget dan bergegas menghubungi H. Hamid Dulmajid selaku Kepala KUA yang saat itu berada dirumahnya setelah selesai melayani pernikahan.
Hamid segera meluncur ke kantor dan melakukan kroscek barang-barang yang hilang bersama Sofyan. Kemudian Hamid melapor kepada pihak berwajib yaitu jajaran Polsek Telukjambe Timur untuk proses selanjutnya.
Anggota kepolisian menerima laporan kehilangan tersebut dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa obeng yang diduga digunakan pelaku untuk mencongkel jendela, engsel yang rusak dan beberapa botol minuman.
Kanit Reskrim Polsek Telukjambe Timur Iptu Wasikin menjelaskan bahwa kasus pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Pada saat kejadian tidak ada saksi yang melihat langsung dan tidak terdapat cctv di area KUA Telukjambe Timur. “Kita sudah meminta keterangan 3 orang saksi disekitar tempat kejadian,” jelasnya.
Menurut pengakuan Hamid, buku-buku nikah yang hilang beserta nomor serinya sudah dibekukan, dirinya pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kementerian Agama Kabupaten Karawang.
Hamid meyakinkan bahwa kejadian ini tidak akan mempengaruhi proses kegiatan untuk pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan saat sekarang ini.
Dirinya juga sudah mengajukan permohonan kepada pihak Kemenag Karawang untuk di teralis semua jendela yang ada di kantor KUA Telukjambe Timur.
“Alhamdulillah, Kemenag Karawang H. Dadang Ramdani beserta Kasi Bimas Kemenag Karawang H. Yakub Lubis Alpauji sudah merespon,” ungkapnya.
“Kami berharap semoga dengan kejadian tersebut, pelaku bisa tertangkap dan terungkap dengan jelas apa motifnya,” pungkasnya. (rie/mhs)

0 Komentar