KBEONLINE.ID- Israel Sudah Tewaskan 11 Ribu Warga Gaza, Tiba-tiba Amerika dan Sekutunya Berubah sikap atas banyaknya jumlah korban sipil itu.
Amerika Serikat (AS) tiba-tiba menyatakan keprihatinan yang semakin besar mengenai meningkatnya jumlah korban tewas warga Palestina di Jalur Gaza di mana para pejabat kesehatan mengatakan jumlah korban tewas dalam pemboman Israel selama lima minggu telah mencapai 11.000 orang.
Soal penderitaan warga sipil yang terjebak dalam baku tembak di Gaza, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada wartawan saat berkunjung ke India.
Baca Juga:Target Pasangan AMIN di Karawang 50 Persen SuaraSurvei Terbaru Partai Politik: PDIP 26,3 Persen, Parpol Anak Jokowi Masih 0,9 Persen
“Terlalu banyak warga Palestina yang terbunuh; terlalu banyak yang menderita dalam beberapa minggu terakhir ini,” kata Blinken, dikutip dari Reuters dan CNA, Sabtu (11/11/2023).
Blinken menyambut baik jeda kemanusiaan Israel selama empat jam yang diumumkan Gedung Putih pada hari Kamis (9/11/2023) tetapi mengatakan kepada wartawan bahwa diperlukan tindakan lebih banyak untuk melindungi warga sipil Gaza.
Israel semakin mendapat seruan untuk menahan diri dalam perang yang telah berlangsung selama sebulan dengan Hamas, namun mengatakan para militan, yang menyerang Israel pada 7 Oktober dan menyandera, akan memanfaatkan gencatan senjata untuk berkumpul kembali.
“Israel kini melancarkan perang terhadap rumah sakit di Kota Gaza,” kata Mohammad Abu Selmeyah, Direktur Rumah Sakit Al Shifa.
Dia kemudian mengatakan bahwa sedikitnya 25 orang tewas dalam serangan Israel terhadap sekolah Al-Buraq di Kota Gaza, tempat orang-orang yang rumahnya hancur berlindung.
Sementara itu yang berwenang Gaza mengatakan rudal-rudal yang mendarat di halaman Al Shifa, rumah sakit terbesar di wilayah tersebut, pada dini hari.
Rudal juga merusak Rumah Sakit Indonesia dan dilaporkan membakar rumah sakit kanker anak Nasser Rantissi.
Baca Juga:Ternyata Begini Cara Dukun Pengganda Uang Menghabisi Nyawa Honorer RSUD KarawangTagar #UninstallGrab Menggema di Seantero Negeri, Ulah Sang Istri CEO yang Ngaku Cinta Israel
Militer Israel kemudian mengatakan bahwa proyektil yang salah sasaran yang diluncurkan oleh militan Palestina di Gaza telah mengenai Shifa.
Rumah sakit tersebut berada di bagian utara Gaza, tempat Israel mengatakan militan Hamas yang menyerangnya bulan lalu terkonsentrasi dan penuh dengan pengungsi serta pasien dan dokter.