Karawang Penyumbang Investasi Terbesar Kedua untuk Jabar, Realisasi Investasi Capai Rp 68,5 Triliun

Investasi
Penyumbang Investasi Terbesar Kedua untuk Jabar, Realisasi Investasi Karawang 2024 Capai Rp 68,5 Triliun
0 Komentar

KBEONLINE.ID- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatatkan realisasi investasi yang masuk ke wilayahnya sepanjang tahun 2024 mencapai Rp68,5 triliun.

Capaian ini mencakup investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Kepala Bidang Pelayanan Perekonomian DPMPTSP Karawang, Didin Bihlaludin, menjelaskan bahwa angka tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga:SDN Palumbonsari Karawang 4 Raih Sejumlah Prestasi di Lomba FLORIS Se-Pulau Jawa  SDN Palumbonsari Karawang 4 Raih Sejumlah Prestasi di Lomba FLORIS Se-Pulau Jawa  

“Realisasi investasi Karawang pada tahun 2024 telah mencapai 160 persen dari target yang ditetapkan pemerintah pusat, yaitu sebesar Rp42,7 triliun,” kata Didin, Selasa, 18/2/2025.

Dari total investasi yang tercatat, penanaman modal dalam negeri berkontribusi sebesar Rp10,2 triliun, sementara sisanya, yaitu Rp58,5 triliun, berasal dari penanaman modal asing.

Capaian ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi di Kabupaten Karawang yang semakin berkembang.

Selain itu, sektor ketenagakerjaan turut merasakan dampak positif dari meningkatnya investasi.

Didin mengungkapkan bahwa serapan tenaga kerja di Karawang sepanjang 2024 mencapai 21.344 orang.

“Dari jumlah tersebut, 13.253 tenaga kerja diserap oleh investasi penanaman modal asing, sementara 8.091 tenaga kerja berasal dari penanaman modal dalam negeri,” tambahnya.

Karawang kini berada di posisi kedua sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Jawa Barat. Kabupaten Bekasi berada di urutan pertama dengan realisasi investasi sebesar Rp71,8 triliun.

Baca Juga:Mantan Kades Serang Cikarang Selatan Masih Boleh Nyalon di Pilkades PAW PGRI Karawang Mau Demo Broron ke Pemda: Praktisi Hukum: Ngaco

Sedangkan di urutan ketiga, Kabupaten Bogor tercatat dengan investasi sebesar Rp22,9 triliun.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Karawang terus menarik minat investor baik dari dalam maupun luar negeri. Keberhasilan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Didin juga menyoroti pentingnya keberlanjutan investasi untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pembangunan di berbagai sektor, seperti industri manufaktur, infrastruktur, dan sektor jasa.

“Kami berharap investasi yang masuk dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam hal ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran investasi dan menciptakan iklim yang lebih baik bagi dunia usaha. Berbagai kebijakan dan program dukungan untuk investasi terus digulirkan, termasuk kemudahan perizinan dan fasilitas infrastruktur yang terus berkembang.

0 Komentar