Menara Saidah: Gedung Ikonik Jakarta yang Terbengkalai & Penuh Misteri

Menara saidah
Misteri \"gedung miring\" gedung ikonik di Jakarta. Foto: Istimewa - kbeonline.id
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Terletak di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Menara Saidah menyimpan kisah yang unik, sebuah gedung pencakar langit yang dulunya simbol kemewahan perkantoran, kini berdiri sepi dan menjadi pusat cerita mistis.

Antara tahun 1995 – 1998, PT Hutama Karya membangun Menara Saidah. Awalnya dikenal sebagai Gedung Grancindo atau Gracindo, kemudian berganti nama menjadi Menara Saidah setelah dialih kepemilikan ke keluarga Saidah. Setelah renovasi, gedung ini memiliki 28 lantai dan berfungsi sebagai kantor pusat bagi beberapa lembaga dan perusahaan besar.

Namun sejak sekitar tahun 2007, gedung ini mulai ditinggalkan, karena persoalan konstruksi atau fondasi serta manajemen yang buruk. Karena kesepian dan terbengkalai, Menara Saidah kemudian menjadi tempat yang “membisu” namun penuh bisik misteri, legenda urban, dan spot penasaran bagi banyak orang.

Baca Juga:Jadwal FIFA Matchday November 2025: Daftar Laga Internasional dan Catatan untuk Timnas IndonesiaInfo Taspen Terbaru 2025: Gaji Pensiunan Naik, Simak Persentase dan Tanggal Cairnya

Sejak era gedung kosong, banyak cerita mistis yang melekat pada Menara Saidah. Berikut beberapa yang paling terkenal:

  • Lampu yang sering menyala sendiri di malam hari meskipun tidak ada petugas yang menyalakan.
  • Penampakan “perempuan berbaju merah” di salah satu lantai gedung, kisah yang sering dibagikan sebagai urban legend lokal.
  • Suara tangisan dan gema di basement atau lantai bawah yang sudah lama tak digunakan.

Meski isu “gedung miring” sempat muncul, pihak berwenang DKI Jakarta menyatakan bahwa secara teknis struktur gedung masih aman. Namun reputasi bangunan yang kosong dan misteri yang beredar mendorong perusahaan-perusahaan untuk meninggalkan gedung ini. Ditambah lagi, perubahan pasar properti dan manajemen yang tak aktif membuat Menara Saidah menjadi “hantu kota” bagi sebagian orang.

Jika kamu melewati Jalan MT Haryono pada malam hari, tak heran jika bayangan Menara Saidah yang gelap dan sunyi membawa rasa campur aduk antara penasaran dan merinding.

0 Komentar