DILEMA Pasar Tumpah di Cikarang,  Pedagang Ngeyel, Plt Bupati Asep Turun Langsung

pasar tumpah
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pasar Cikarang SGC (4/5) malam.
0 Komentar

KBEonline.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pasar Cikarang SGC (4/5) malam.

Sidak ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait maraknya pedagang yang kembali berjualan di badan jalan.

Dalam tinjauannya, Asep mendapati sejumlah pedagang masih nekat menggelar lapak hingga ke tengah jalan.

Baca Juga:Kenapa Siang Hari Bawaannya Ngantuk Terus? Ini Jawabannya!Bahaya Memanaskan Ulang Bayam dan Kangkung, Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu!

Kondisi tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga, sekaligus merusak wajah kawasan Cikarang yang menjadi pusat kegiatan ekonomi.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat bahwa pasar kembali maju ke tengah jalan. Karena itu saya turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan pengertian kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di jalan,” ujar Asep dilokasi.

Pemkab Bekasi, kata dia, tidak serta-merta melakukan penertiban tanpa solusi. Pemerintah telah menyiapkan lahan alternatif yang bisa dimanfaatkan pedagang untuk tetap berjualan secara tertib.

“Saya sudah lihat ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan. Pedagang kita arahkan untuk berdagang di sana agar tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan,” katanya.

Asep menegaskan, ruas jalan di sekitar Pasar SGC merupakan salah satu titik strategis yang mencerminkan wajah Cikarang. Karena itu, penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga peningkatan estetika.

“Jalan ini adalah muka Cikarang. Ke depan akan kita perbaiki dan tata kembali, mulai dari pengaspalan, pengecatan barier, hingga penataan trotoar agar lebih indah. Kalau masih semrawut dan mengganggu aktivitas warga tentu tidak enak dipandang,” tegasnya.

Untuk memastikan penertiban berjalan efektif, Pemkab Bekasi akan menggandeng Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian guna melakukan pengawasan rutin di lokasi. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kembali munculnya pasar tumpah di badan jalan.

Baca Juga:ANOMALI CUACA: Banjir Karangligar Kini di Musim Panas, Rendam 372 Rumah Ribuan Warga DievakuasiHarga-harga Terus Naik, Pasar Johar Diusulkan Jadi Model Pengendali Inflasi, Meski Masih Nunggak Retribusi

“Semua harus tertib demi kenyamanan bersama. Pedagang sudah disiapkan tempatnya, pejalan kaki juga harus bisa menikmati fasilitas dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.

Selain langkah jangka pendek, Pemkab Bekasi juga menyiapkan solusi jangka panjang. Salah satunya melalui rencana penataan ulang kawasan Pasar Ramayana hingga pembangunan pasar baru di atas lahan seluas 2,6 hektare lengkap dengan fasilitas parkir.

0 Komentar