GEBRAKAN Puluhan Pemuda di Bekasi Gerakkan Perbaikan Jalan Rusak yang Mangkrak Puluhan Tahun

Gerakan pemuda
Puluhan Pemuda menggerakkan perbaikan jalan rusak yang mangkrak puluhan tahun.
0 Komentar

KBEonline.id- Puluhan pemuda Perumahan Puri Cendana, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi menjadi motor penggerak perbaikan jalan lingkungan yang telah puluhan tahun rusak dan tak tersentuh perbaikan.

Saat ini, jalan utama yang menjadi akses keluar-masuk tujuh Rukun Warga (RW) itu kini mulai dicor secara bertahap berkat inisiatif kelompok Muda Mudi Puri Cendana.

Dicky Efri (30), salah satu penggerak, menceritakan bahwa gerakan ini bermula dari hanya empat pemuda yang berkumpul membahas kondisi lingkungan. Dari obrolan kecil itu, semangat gotong royong tumbuh dan menggerakkan pemuda dari blok lain untuk ikut terlibat.

Baca Juga:Basarnas Masih Cari 1 dari 3 Korban Tenggelam di Kali Cikarang 100 Tahun Bendungan Walahar, Antara Arsitektur Belanda dan Legenda Patih Sakti dari Kerajaan Sunda

“Awalnya kita patungan sendiri buat tambal jalan seadanya, pakai batu-batu. Kita lihat antusias warga tinggi, banyak yang ngasih uang Rp100 ribu, Rp 200 ribu sampai makanan,” ujar Dicky kepada kbeonline.id, Minggu (30/11).

Momentum besar muncul saat kelompok pemuda ini mengkampanyekan perbaikan jalan pada perayaan 17 Agustus yang diadakan keliling perumahan. Respons positif warga membuat gerakan ini semakin kuat.

Melihat antusias warga, Muda Mudi Puri Cendana kemudian berinisiatif memperbaiki jalan rusak di dekat gerbang utama perumahan. Jalan ini merupakan jalur vital bagi penghuni yang setiap hari melintas.

Melalui koordinasi dengan para ketua RW, dilakukan pengumpulan dana secara sukarela. Hasilnya, terkumpul dana sebesar Rp189.296.500 dan langsung digunakan untuk pengecoran tahap pertama pada Jumat (21/11) malam.

Untuk transparansi, seluruh akumulasi anggaran dipasang di jalan utama melalui banner besar.

“Semua RW welcome dan support. Dari open tender, untuk Rp180 juta lebih kita dapat pekerjaan cor sepanjang 100 meter, lebar tujuh meter, tinggi 15 sentimeter,” jelas Dicky.

Tahap pertama hampir rampung, dan tahap kedua direncanakan dengan kemungkinan pemberlakuan minimal iuran agar perbaikan bisa lebih cepat diselesaikan.

Baca Juga:Kades Jayasampurna Minta Bupati Bekasi dan Gubernur Jabar Evaluasi Program PKH dan BLT KesraTiga Bocah Tenggelam di Kali Cikarang, Baru 2 yang Ditemukan

Dicky berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi pemuda lain di Kabupaten Bekasi untuk lebih peduli terhadap lingkungannya.

“Jadilah bagian dari solusi, bukan polusi. Mulai dari hal kecil seperti memilah sampah, mengurangi plastik, menanam pohon, sampai ikut kegiatan kebersihan. Masa depan bumi ada di tangan generasi kita,” imbuhnya.

0 Komentar