Tiga Bocah Tenggelam di Kali Cikarang, Baru 2 yang Ditemukan

Korban tenggelam.
Dari 3 bocah yang tenggelam baru 2 korban yang ditemukan.
0 Komentar

KBEonline.id- Tiga bocah laki-laki berusia 5 dan 6 tahun diduga tenggelam terseret arus saat bermain di pinggir Kali Cikarang, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (29/11/2025) sore.

Hingga malam hari, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan BPBD Kabupaten Bekasi dan relawan masih belum membuahkan hasil. Insiden ini berawal dari temuan warga yang menemukan sejumlah barang milik anak-anak di tepi sungai.

Diketahui, sandal kecil dan mainan pancing tergeletak di area belakang rumah warga, memicu kecurigaan bahwa pemiliknya terjatuh ke aliran kali yang berada tidak jauh dari permukiman.

Baca Juga:Pertama Kalinya, Turnamen Antar Perusahaan Monitor ERP Football Cup 2025 Resmi Digelar di BISFKisah Mama Siti, Mengubah Buah Pala Menjadi Komoditi yang Diburu Brand Parfum Dunia

Ubay (42), warga setempat yang pertama kali melihat barang-barang tersebut, mengatakan temuan itu langsung menimbulkan dugaan adanya kejadian yang tidak diinginkan.

“Ketemu di belakang itu. Ada sandal dan pancingannya. Kalau jatuh ke kali, dua-duanya mungkin kebawa ke bawah. Itu yang bikin saya percaya,” kata Ubay kepada Cikarang Ekspres, Sabtu (29/11) malam.

Petugas BPBD Kabupaten Bekasi, Haidir Ali, mengungkapkan bahwa laporan awal diterima melalui Kantor SAR Jakarta. Ketiga korban tercatat bernama Fatan, Abiyasa Alhusayn, dan Fatur, seluruhnya anak laki-laki berusia sekitar 5-6 tahun.

Keterangan penting diperoleh dari seorang saksi mata bernama Fauzi (10), yang mengaku melihat ketiga bocah tersebut sedang bermain air dan bermain kayu di pinggir kali sebelum mereka tiba-tiba menghilang dari pandangan.

Upaya pencarian langsung dilakukan setelah laporan masuk. Namun, menurut Haidir, proses penyisiran pada malam hari menghadapi banyak hambatan. Minimnya penerangan, semak belukar, serta kondisi pinggir kali yang licin dan dipenuhi benda berbahaya membuat tim tidak bisa bekerja optimal.

“Kami bersama relawan melakukan penyisiran darat. Kendalanya sangat gelap dan banyak hambatan di pinggir kali. Tadi kami bahkan sempat menginjak paku,” jelasnya.

Penyisiran malam itu hanya mampu dilakukan sejauh 700 meter dari titik dugaan awal korban terpeleset atau masuk ke dalam kali. Hingga Sabtu malam, pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan tiga bocah tersebut.

“Untuk pencarian malam ini nihil,” tegas Haidir.

Baca Juga:Mengapa Kita Sering Menunda Pekerjaan? Begini Penjelasan Lengkapnya! Persib Bandung Wajib Menang Saat Bertamu ke Madura United!

BPBD Kabupaten Bekasi kemudian melanjutkan pencarian pada Minggu (30/11/2025) pagi dengan memperluas area penyisiran mengikuti aliran sungai ke arah hilir. Kondisi pencahayaan yang lebih baik diharapkan dapat memaksimalkan proses pencarian melalui jalur air maupun darat.

0 Komentar