Akses Stadion Singaperbangsa Tetap Ditutup, Pemkab Pastikan Sekolah Mentari Ilmu Siapkan Akses Baru 

Stadion Singaperbangsa
Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan rapat koordinasi pembatasan jalur kendaraan melalui Jalan Soka menuju Stadion Singaperbangsa.
0 Komentar

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Ke depan akan dibuka akses jalur alternatif dengan membangun jalan baru melalui tepi irigasi yang langsung menuju sekolah atau ke Jalan Soka,” ujar Muhana.

Menurutnya, pembukaan jalur alternatif ini menjadi solusi jangka panjang agar kawasan zona olahraga tetap steril, sementara akses pendidikan dan arus lalu lintas tetap terjaga.

“Upaya ini dilakukan agar kawasan stadion tertata dengan baik, sekaligus kemacetan dapat terurai,” katanya.

Baca Juga:Warisan Miliaran Rupiah Dikuasai Bibi, Dua Anak Yatim di Karawang Tak Kunjung Dapat Perlindungan HukumRSUD Karawang Raih Predikat Paripurna dari Kemenkes, Siap Jadi Pusat Pelatihan Tenaga Kesehatan

Selain itu, Dinas Perhubungan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur Tarum KW 5 sebagai akses menuju Jalan Wijayakusuma guna menghindari kepadatan di sekitar stadion.

“Kami telah melakukan rekayasa lalu lintas. Masyarakat diarahkan melalui jalur Tarum KW 5 menuju Jalan Wijayakusuma,” ujar Muhana.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga merencanakan perbaikan serta pelebaran Jalan Wijayakusuma untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas ke depannya.

“Dishub juga akan melakukan pemasangan rambu dan sosialisasi lanjutan agar masyarakat memahami jalur alternatif yang disediakan,” ucapnya.

Dengan pengaturan ini, Muhana berharap arus lalu lintas di sekitar Stadion Singaperbangsa menjadi lebih tertib serta risiko kemacetan dan kecelakaan dapat diminimalisir.

Dari pihak sekolah, perwakilan manajemen SMP IT Mentari Ilmu, Daud Maulana, menyatakan dukungannya terhadap penataan kawasan Stadion Singaperbangsa sebagai zona olahraga.

“Kami pada prinsipnya mendukung kebijakan ini, namun berharap akses bagi siswa, orang tua, dan tenaga pendidik tetap diperhatikan,” kata Daud Maulana.

Baca Juga:Dukung Hilirisasi Industri, PGN 'Gas In' Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di KarawangJanji Urus Balik Nama Sertifikat Tanah, Oknum Perangkat Desa Kutawargi Diduga Tipu Warga hingga Rp81 Juta

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pihak sekolah agar kebijakan yang diterapkan tidak menghambat kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait sebelum pembatasan jalur tersebut diterapkan secara penuh. (Siska)

0 Komentar