Korban diketahui merupakan seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Masalah ini terkonfirmasi oleh Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, bahwa anggotanya berinisial R itu, diduga menjadi korban amarah Habib Bahar.
“Iya anggota Banser Kota Tangerang,” jelasnya saat dihubungi awak media pada Senin, 2 Februari 2026.
Kronologi Kasus Habib Bahar
Sementara itu, Midyani menjelaskan, kronologi dugaan penganiayaan ini terjadi pada 22 September 2025 lalu.
Baca Juga:Rekomendasi 7 HP Samsung Rp2 Jutaan Memory 128/256GB 2026, Multitasking dan Kebut!Rekomendasi 7 Brand Kopi Hitam Terbaik yang Mudah Ditemukan di Pasaran
Kata dia, kala itu istri korban, FY, mengadukan kondisi R yang luka-luka tengah penanganan intensif di RSU Kabupaten Tangerang.
Ia menjelaskan korban menjadi bulan-bulanan aksi pengeroyokan yang diduga dipelopori oleh Bahar dan teman-temannya.
Katanya, korban disekap dan dikeroyok hingga masuk rumah sakit.
“Suami pelapor disekap dan dikeroyok sebanyak 10 orang dan salah satunya bernama Habib Bahar Smith,” bebernya.
Adapun, korban mengalami beberapa luka parah di antaranya kedua mata lebam, hidung berdarah, gigi patah hingga pelipis mata kiri robek.
“Pelipis mata kiri robek, kedua mata lebam, hidung berdarah, bibir bawah luka, gigi patah dan tangan kanan ada bekas sundutan rokok,” paparnya.
Proses selanjutnya polisi akan memanggil Bahar untuk pemeriksaan perdana sebagai tersangka.
Ia harus mempertanggungjawabkan terkait dugaan kekerasan dengan pasal berlapis itu.
