‎Kapan Jadwal TKA 2026 Bagi SD-SMP? Begini Informasi Lengkap Guru dan Orang Tua Wajib Baca! 

Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan sederajat.
Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan sederajat.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Kementerian Pendidikan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) resmi merilis jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan sederajat.

‎Melalui informasi yang disampaikan kepada guru dan orang tua, Ditjen GTKPG menegaskan bahwa TKA bukanlah ujian dan tidak digunakan untuk menilai kinerja guru. TKA dirancang sebagai alat pemetaan untuk memahami kebutuhan belajar peserta didik, sehingga proses pembelajaran ke depan dapat berlangsung lebih tepat sasaran dan bermutu.

‎Fokus utama TKA adalah membantu guru dan satuan pendidikan mengenali kondisi akademik murid, bukan sebagai penilaian atau penentu kelulusan.

Baca Juga:‎Dimana Tempat Nonton Film Gratis? Kenalan Dengan Aplikasi LokLok!  ‎‎Bosen Dengan Drakor Percintaan? Ini Dia Rekomendasi Film Hukum Penuh Intrik dan Adu Strategi

‎Rangkaian Jadwal Pelaksanaan TKA 2026

‎Berdasarkan linimasa resmi, pelaksanaan TKA 2026 akan berlangsung melalui beberapa tahapan penting sebagai berikut:

‎Pendaftaran: 19 Januari – 28 Februari 2026

‎Simulasi TKA

‎SMP/MTs: 23 Februari – 1 Maret 2026

‎SD/MI: 2 – 8 Maret 2026

‎Gladi Bersih: 9 – 17 Maret 2026

‎Pelaksanaan Utama

‎SMP/MTs: 6 – 16 April 2026

‎SD/MI: 20 – 30 April 2026

‎Pelaksanaan Susulan: 11 – 19 Mei 2026

‎Pengolahan Hasil: 20 – 24 Mei 2026

‎Pengumuman Hasil: 26 Mei 2026

‎Ditjen GTKPG mengimbau para pendidik dan satuan pendidikan untuk menyimpan jadwal ini dengan baik serta memastikan seluruh informasi yang digunakan berasal dari sumber resmi guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.

‎Dukung Pembelajaran yang Lebih Bermakna

‎Dengan pendekatan yang ramah dan berorientasi pada murid, TKA diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Guru diharapkan tetap fokus pada pendampingan belajar murid, bukan pada kekhawatiran terhadap penilaian individu.

0 Komentar