Profil Pandu Bone, Influencer Asal Bekasi yang Viral Usai Diduga Lakukan Penipuan Endorse

Pandu Bone, influencer asal Bekasi, menjadi sorotan publik usai diduga terlibat kasus penipuan endorse terhada
Pandu Bone, influencer asal Bekasi, menjadi sorotan publik usai diduga terlibat kasus penipuan endorse terhadap pelaku UMKM. 
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG — Nama Pandu Bone tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Influencer asal Bekasi tersebut viral setelah muncul dugaan keterlibatannya dalam kasus penipuan berkedok kerja sama endorsement.

Isu ini mencuat setelah sejumlah pelaku usaha, khususnya UMKM, mengaku telah membayar biaya promosi kepada Pandu Bone.

Baca Juga:Polemik Alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas Ternyata Menantu Mantan PejabatBI Majukan Jadwal Penukaran Uang Rupiah di Jawa, Antusiasme SERAMBI 2026 Tinggi

Namun, hingga waktu yang disepakati, konten endorse yang dijanjikan tak kunjung diunggah ke media sosial.

Dugaan tersebut memicu gelombang reaksi dari warganet dan menjadi perbincangan luas di berbagai platform digital.

Kasus ini pertama kali ramai setelah unggahan dari akun Threads @Iiis_da pada 23 Februari 2026.

Dalam utasnya, pemilik akun mengaku telah mengundang Pandu Bone untuk melakukan kunjungan usaha sekaligus melunasi pembayaran endorse.

Namun, setelah pembayaran dilakukan, konten promosi yang dijanjikan belum juga tayang.

Pemilik akun tersebut turut mengungkapkan kekecewaannya karena dana yang dibayarkan bukanlah nominal kecil bagi pelaku UMKM.

Unggahan itu juga disertai klaim bahwa bukti percakapan serta bukti transfer masih tersimpan, sekaligus ajakan kepada warganet untuk membantu melaporkan akun yang bersangkutan.

Baca Juga:LPDP Telusuri Ratusan Awardee, Pelanggaran Pengabdian Berujung Sanksi hingga Pengembalian DanaDPR Sentil Awardee LPDP: Dana Beasiswa Itu Investasi Rakyat, Bukan Sekadar Hak Pribadi

Berdasarkan penelusuran media sosial, Pandu Bone dikenal sebagai kreator konten dengan jumlah pengikut yang cukup besar.

Di Instagram melalui akun @pandu.bone, ia tercatat memiliki sekitar 186 ribu pengikut.

Sementara di TikTok lewat akun @pandu.bone12, jumlah pengikutnya mencapai lebih dari 841 ribu.

Konten yang dibagikan Pandu Bone banyak menyoroti aktivitasnya di kawasan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.

Ia bahkan mencantumkan julukan “King of Bantar Gebang” pada bio akun TikTok miliknya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pandu Bone terkait dugaan penipuan endorse tersebut.

Kasus ini pun masih menjadi perhatian warganet, terutama pelaku UMKM yang berharap adanya kejelasan dan tanggung jawab atas kerja sama yang telah disepakati.

0 Komentar