KBEONLINE.ID – Sahur menjadi waktu penting untuk mengisi energi sebelum menjalani puasa seharian. Menu yang dikonsumsi tidak hanya harus mengenyangkan, tetapi juga mampu menjaga kestabilan energi dan cairan tubuh hingga waktu berbuka.
Sayangnya, masih banyak orang memilih makanan berdasarkan rasa kenyang sesaat tanpa memperhatikan dampaknya bagi tubuh. Akibatnya, rasa lemas, kantuk, hingga haus berlebihan sering muncul saat puasa baru berjalan setengah hari.
Agar ibadah puasa tetap lancar, penting mengetahui jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur. Berikut lima makanan yang perlu dibatasi karena dapat mengganggu kondisi tubuh selama berpuasa.
Baca Juga:Persija Gagal Tempel Ketat Persib di Puncak Klasemen, Borneo FC Selamat Lewat Gol Dramatis di Injury TimeSimulasi Jika Bom Nuklir Meledak di Jakarta, Seberapa Parah Dampaknya?
1. Makanan Berprotein Berat
Makanan seperti daging berlemak, sosis, atau keju dalam jumlah besar memang kaya protein, tetapi tergolong berat untuk dicerna tubuh. Sistem pencernaan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengolah makanan jenis ini.
Proses pencernaan yang berat membuat tubuh terasa lambat dan kurang nyaman saat memulai aktivitas pagi. Energi tubuh justru terserap untuk mencerna makanan, bukan untuk menunjang aktivitas harian.
Sebagai pilihan yang lebih sehat, protein ringan seperti ikan, telur, atau tahu dapat menjadi alternatif. Jenis protein ini lebih mudah dicerna dan mampu menjaga energi tetap stabil selama puasa.
2. Makanan Asin dan Tinggi Bumbu
Makanan olahan, kalengan, serta makanan siap saji umumnya mengandung kadar garam yang tinggi. Kandungan sodium berlebih dapat memicu rasa haus lebih cepat saat berpuasa.
Garam memiliki sifat menarik cairan keluar dari tubuh, sehingga keseimbangan cairan menjadi terganggu. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi, terutama saat cuaca panas.
Mengurangi makanan asin saat sahur dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama. Mengganti dengan makanan segar dan minim bumbu menjadi pilihan yang lebih aman.
3. Minuman Berkafein
Kopi dan teh sering menjadi pilihan saat sahur karena dianggap mampu mengusir kantuk. Namun konsumsi kafein berlebihan justru dapat berdampak kurang baik bagi tubuh selama puasa.
Baca Juga:Kabar Baik bagi Persib Bandung, Babak Pertama Persija vs Borneo FC Masih Imbang Tanpa GolUrine Berwarna Pekat Saat Puasa, Bahaya atau Normal? Ini Penjelasan Lengkap Dokter
Kafein bersifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Hal ini menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan memicu rasa haus di siang hari.
