Cek Harga Sembako di Pasar Tambun, Pemkab Bekasi Pastikan Stok Aman Meski Ada Kenaikan

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kapolres dan Dandim
‎Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kapolres dan Dandim meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan masih dalam kondisi aman meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan sembako di Pasar Tambun.

Dalam peninjauan tersebut, Asep mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan kondisi inflasi daerah serta memantau stabilitas harga di pasar tradisional.

Baca Juga:‎Pedasnya Bikin Kaget! Harga Cabai Rawit di Bekasi Tembus Rp100 Ribu per Kg‎Ini Catatan BPK untuk Pemkab Bekasi: Tindak Lanjut Temuan Baru 75,59 Persen

“Setelah kita cek, memang ada beberapa barang yang naik, tapi karena kebutuhan masyarakat meningkat di bulan Ramadan. Namun stok barang masih tersedia dan tidak ada yang langka,” kata Asep kepada Cikarang Ekspres, Kamis (5/3).

Menurutnya, komoditas yang mengalami kenaikan antara lain gula, daging, cabai, telur, serta daging ayam. Kenaikan tersebut umumnya terjadi pada bahan pokok yang paling banyak digunakan masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari.

Salah satu kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang melonjak dari kisaran Rp45 ribu menjadi sekitar Rp100 ribu per kilogram. Sementara komoditas lain rata-rata hanya mengalami kenaikan sekitar Rp2 ribu hingga Rp3 ribu.

Meski demikian, Asep menilai kondisi inflasi di Kabupaten Bekasi masih relatif aman.

“Kalau saya lihat inflasi masih aman, tidak banyak yang naik signifikan. Hanya beberapa komoditas yang memang sering dipakai sehari-hari,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Idulfitri, Pemkab Bekasi berencana melakukan intervensi melalui operasi pasar.

“Upaya kita dengan operasi pasar. Kita turun langsung melihat barang mana yang naik atau berpotensi langka. Tapi dari hasil dialog dengan pedagang, sejauh ini barang masih aman dan terkendali,” katanya.

Baca Juga:‎Perang Timur Tengah Berdampak ke Indonesia, Imigrasi Siapkan Izin Tinggal Darurat untuk WNA OverstayTak Perlu Masak di Rumah! Harper Cikarang Hadirkan Brunch Lebaran Super Lengkap

Sementara itu, Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Helmi Yenti mengatakan ketersediaan sembako di wilayah Kabupaten Bekasi masih terjaga.

“Persediaan seperti yang kita lihat tadi memang terkendali. InsyaAllah untuk Ramadan di Kabupaten Bekasi aman,” ujarnya.

Namun meningkatnya permintaan masyarakat membuat beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti daging sapi, cabai rawit merah, telur, serta daging ayam.

0 Komentar