Perumdam Tirta Tarum Karawang Perkuat Inovasi dan Digitalisasi, Raih Top BUMD Awards 2026

Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Kabupaten Karawang terus memperkuat transformasi bisnis dan layanan melalui berbagai inovasi produk air minum serta pengembangan teknologi digital.
0 Komentar

KARAWANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Kabupaten Karawang terus memperkuat transformasi bisnis dan layanan melalui berbagai inovasi produk air minum serta pengembangan teknologi digital. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum, Ade Dikdik Isnandar, menegaskan bahwa sebagai BUMD yang bergerak di sektor air bersih, perusahaan memikul tanggung jawab ganda: menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus menghadirkan layanan publik yang berkualitas.

“Sebagai perusahaan daerah yang berfokus pada penyediaan air bersih dan air minum, kami berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi dan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Baca Juga:Gelombang Penolakan Memuncak, Ormas Islam Karawang Layangkan Somasi Massal Tuntut Penutupan TNMKADIN Karawang Tunjuk Aris Susanto sebagai Pj Ketua, Mukab Segera Digelar

Komitmen tersebut berbuah pengakuan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah Top Business bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Dalam ajang tersebut, Perumdam Tirta Tarum berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya:

Top BUMD Bintang 5 untuk Perumdam Tirta Tarum Karawang

Top CEO BUMD 2026 untuk Ade Dikdik Isnandar

Top BUMD Pembina 2026 untuk Bupati Karawang, Aep Syaepuloh

Perluasan Layanan dan Ketahanan Air

Salah satu inovasi strategis yang dijalankan adalah pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui skema kerja sama investasi. Program ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas layanan (K3), sekaligus memperluas cakupan distribusi air bersih di wilayah Klari, Majalaya, Cikampek, dan Tegalwaru.

Di sisi tata kelola, perusahaan juga memperkuat sistem manajemen melalui penyusunan berbagai pedoman internal, seperti corporate manual, board manual, hingga standar operasional prosedur (SOP). Selain itu, program penurunan kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW) terus digencarkan guna menjaga efisiensi dan ketahanan sumber daya air.

Kinerja Positif dan Pertumbuhan Pelanggan

Berdasarkan Rencana Bisnis 2023–2027, Perumdam Tirta Tarum menargetkan kinerja kategori sehat dengan nilai 4,08 pada 2025. Target tersebut berhasil dicapai dengan laba setelah pajak sebesar Rp17,25 miliar.

Dari sisi pendapatan, perusahaan mencatat kenaikan signifikan dari Rp154,44 miliar pada 2024 menjadi Rp172,41 miliar pada 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh penambahan 25.627 sambungan pelanggan baru sepanjang 2023–2025.

0 Komentar