KBEONLINE.ID – Mencari tempat nongkrong dengan suasana pegunungan kini tak harus selalu menuju kawasan Puncak Bogor yang identik dengan kemacetan panjang, terutama saat akhir pekan. Bagi warga Jonggol, Cileungsi, Cibubur hingga Bogor Timur yang ingin menikmati suasana alam tanpa perjalanan terlalu jauh, ada satu tempat yang belakangan mulai banyak diburu para pencinta wisata kuliner dan pemburu spot estetik, yakni Nulam Coffee Jonggol.
Berlokasi di kawasan dataran tinggi Tanjungsari, Kabupaten Bogor, tempat ini menawarkan sensasi nongkrong dengan panorama alam terbuka yang membuat siapa pun betah berlama-lama. Hamparan lembah hijau, udara pegunungan yang terasa sejuk, hingga pemandangan perbukitan menjadi kombinasi utama yang membuat suasana di sini terasa berbeda dibanding tempat nongkrong kebanyakan.
Tidak sedikit pengunjung yang menyebut suasana di tempat ini memiliki nuansa seperti kawasan wisata Puncak, namun dengan akses yang terasa lebih santai dan jauh dari hiruk pikuk kemacetan. Karena itu, Nulam Coffee Jonggol mulai menjadi pilihan baru untuk sekadar healing, nongkrong sore, hingga tempat berkumpul bersama keluarga.
Baca Juga:Rekomendasi Liburan Lengkap 2 Hari 1 Malam Melihat Surga Tersembunyi di SukabumiRekomendasi Pemandian Air Panas Paling Murah di Jawa Barat: Nikmati Sensasi Berendam di Tirta Camelia Pangalen
Perjalanan Menuju Nulam Coffee Jonggol
Perjalanan menuju Nulam Coffee Jonggol terbilang cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi. Lokasinya berada di kawasan Nuansa Alam 2, Tanjungsari, yang masih masuk wilayah Kabupaten Bogor. Bagi pengunjung dari arah Jonggol, Cileungsi, maupun jalur alternatif Cianjur, akses menuju lokasi cukup mudah ditemukan melalui aplikasi navigasi digital.
Dari jalan utama, pengunjung hanya perlu masuk ke gerbang kawasan Nuansa Alam yang berada di pinggir jalan besar. Kondisi jalan menuju area kafe secara keseluruhan sudah cukup baik karena didominasi jalur aspal dan beton yang mulus. Lebarnya juga cukup aman untuk dua kendaraan roda empat saling berpapasan.
Meski demikian, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum berangkat. Karena lokasinya berada di area dataran tinggi, jalur menuju kafe memiliki kombinasi tanjakan dan turunan yang cukup panjang. Di beberapa titik bahkan terasa cukup curam, sehingga kendaraan terutama bagian rem harus dipastikan dalam kondisi optimal.
Namun rasa lelah selama perjalanan biasanya langsung hilang ketika mulai mendekati lokasi. Udara perlahan terasa lebih dingin, suasana sekitar mulai dipenuhi pepohonan hijau, dan panorama perbukitan mulai terlihat di beberapa sisi jalan.
