KBEONLINE.ID – Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina dan Timnas Inggris dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan pecinta sepak bola dunia. Duel yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, ini bukan sekadar perebutan tiket menuju partai final, melainkan juga pertarungan dua raksasa sepak bola yang memiliki sejarah panjang, rivalitas panas, dan sederet pemain bintang.
Argentina datang dengan status sebagai juara bertahan Piala Dunia setelah sukses mengangkat trofi di Qatar 2022. Sementara Inggris kembali menunjukkan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa dan bertekad mengakhiri puasa gelar dunia yang telah berlangsung selama 60 tahun sejak terakhir kali menjadi juara pada 1966.
Pertemuan kali ini juga menghadirkan duel dua generasi. Di satu sisi ada Lionel Messi, legenda hidup sepak bola yang mungkin sedang menjalani Piala Dunia terakhirnya. Di sisi lain, hadir Jude Bellingham, bintang muda Inggris yang terus bersinar dan diproyeksikan menjadi salah satu pemain terbaik dunia pada masa depan.
Baca Juga:Analisis Taktikal Semifinal Piala Dunia 2026: Argentina vs Inggris Ada Rivalitas Dendam MembaraSpanyol Singkirkan Prancis 2-0 dan Melaju Final dengan Hanya Kebobolan Satu Gol Selama Piala Dunia
Jalan Berbeda Menuju Babak Semifinal
Argentina melangkah ke semifinal dengan perjuangan yang tidak mudah. Tim asuhan Lionel Scaloni sempat dibuat frustrasi oleh pertahanan disiplin Swiss pada babak perempat final. Bahkan, pertandingan harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu sebelum akhirnya Tim Tango memastikan kemenangan 3-1 melalui gol-gol Julián Álvarez dan Lautaro Martínez.
Kemenangan tersebut menunjukkan mental juara yang dimiliki Argentina. Dalam beberapa kesempatan di turnamen ini, La Albiceleste memang tidak selalu tampil dominan, tetapi mereka selalu menemukan cara untuk keluar sebagai pemenang. Pengalaman para pemain senior menjadi modal berharga menjelang laga melawan Inggris.
Di sisi lain, Inggris juga harus melalui pertarungan sengit saat menghadapi Norwegia. The Three Lions sempat tertinggal dan berada di ambang kekalahan sebelum Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan pada babak extra time. Keberhasilan bangkit dari situasi sulit membuat kepercayaan diri pasukan Thomas Tuchel meningkat drastis.
