kbeonline.id – Ketua PSSI, Erick Thohir, memimpin rapat Komite Eksekutif (Exco) bersama jajaran direksi I.League di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar formalitas. Forum tersebut menjadi ruang penting untuk menyusun arah baru kompetisi sepak bola nasional agar lebih tertata, profesional, dan terintegrasi dari level elite hingga usia muda.
Fokus pembahasan mencakup berbagai aspek, mulai dari BRI Super League, Championship, hingga kompetisi kelompok umur.
Baca Juga:Kabar Baik Singo Edan! Bek Muda Andalan Segera KembaliBarba Tegaskan: Semua Laga Persib Kini Seperti Final
Regulasi Musim Depan Disiapkan Lebih Awal
Salah satu poin penting dalam rapat ini adalah penyusunan regulasi untuk musim 2026-2027. Berbeda dari sebelumnya, kali ini proses penetapan dilakukan lebih dini.
Langkah ini bertujuan agar seluruh klub dan stakeholder memiliki waktu lebih panjang untuk melakukan persiapan, baik dari sisi teknis, manajemen, hingga infrastruktur.
Dengan perencanaan yang matang, kompetisi diharapkan berjalan lebih stabil tanpa kendala yang sering muncul akibat keputusan mendadak.
Sinkronisasi Jadwal dengan Timnas Jadi Prioritas
PSSI dan I.League juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kalender kompetisi dengan agenda Timnas Indonesia.
Penyesuaian ini mencakup berbagai agenda, baik di level nasional maupun internasional. Tujuannya jelas: menghindari benturan jadwal yang selama ini kerap merugikan klub maupun tim nasional.
Dengan kalender yang selaras, diharapkan performa pemain bisa lebih optimal, baik saat membela klub maupun negara.
Dampak VAR, Kompetisi Jadi Lebih Ketat
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga menyoroti dampak positif penerapan teknologi VAR di kompetisi domestik.
Baca Juga:PSIM Dihantam Badai Cedera Jelang Lawan Bhayangkara FCMauricio: Persija Bisa Raih Hal Besar Asal Konsisten
Menurutnya, kehadiran VAR berhasil meningkatkan tingkat kompetitif liga. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya kemenangan tim tamu dari sekitar 20 persen menjadi 30 persen.
“Dengan adanya VAR, nilai kompetitif kompetisi meningkat. Tim tamu sekarang lebih berani dan hasil pertandingan jadi lebih adil,” ungkap Erick.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pertandingan semakin merata dan tidak lagi terlalu didominasi oleh tim tuan rumah.
Kolaborasi dengan Liga Dunia
Tak berhenti di situ, I.League juga berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah liga top dunia seperti La Liga, Bundesliga, Eredivisie, hingga J.League.
