kbeonline.id – Persib Bandung menuntaskan persiapan terakhir di Bandung sebelum bertolak ke markas Dewa United FC.
Laga pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026 ini akan digelar di Banten International Stadium (BIS), Senin (20/4/2026). Meski berada di puncak klasemen, Persib dipastikan tidak akan menjalani pertandingan mudah.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, bahkan sejak awal sudah memprediksi laga ini akan berjalan ketat.
Baca Juga:Laga Hidup Mati, Semen Padang Siap Amankan Tiga Poin di PadangHasil Super League: Sidibe On Fire! Bhayangkara Tekuk PSIM Lewat Comeback Dramatis
Dewa United Dinilai Tim Berbahaya
Menurut Hodak, Dewa United bukan sekadar tim papan tengah biasa. Meski saat ini berada di posisi kedelapan dengan 40 poin, kualitas skuad mereka tetap patut diwaspadai.
Ia menilai tim asuhan Jan Olde Riekerink memiliki banyak pemain berkualitas yang bisa menjadi pembeda kapan saja.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Dewa United adalah salah satu tim terkuat di liga,” ujar Hodak.
Hal ini membuat Persib harus tampil maksimal jika ingin mempertahankan posisi di puncak klasemen dengan raihan 64 poin.
Tanpa Penonton Justru Jadi Tantangan
Salah satu hal yang menarik dalam laga ini adalah pertandingan akan digelar tanpa kehadiran penonton di stadion.
Namun, Hodak justru menilai kondisi tersebut bukan keuntungan bagi timnya. Ia menyebut Dewa United sudah terbiasa bermain tanpa dukungan langsung suporter di kandang.
Sebaliknya, Persib dikenal sebagai tim yang selalu tampil dengan atmosfer stadion penuh, baik saat didukung maupun ditekan oleh suporter lawan.
Baca Juga:Derbi Suramadu Jadi Ujian Mental Persebaya di GBTDerbi Suramadu Memanas, Madura United Waspadai Persebaya
“Ini keuntungan bagi mereka, bukan bagi Persib. Kami terbiasa bermain dengan penonton,” tegasnya.
Mental dan Adaptasi Jadi Kunci
Situasi tanpa penonton dinilai bisa mengubah dinamika pertandingan. Persib harus cepat beradaptasi dengan suasana yang berbeda dari biasanya.
Selain itu, faktor mental dan fokus akan menjadi kunci utama. Tanpa sorakan suporter, pemain dituntut menjaga intensitas dan motivasi secara mandiri di lapangan.
Target Tetap Tiga Poin
Meski menghadapi berbagai tantangan, target Persib tetap jelas: membawa pulang hasil positif.
Dengan persaingan di papan atas yang semakin ketat, setiap poin sangat berarti untuk menjaga jarak dari kejaran pesaing.
