Jemaah Cadangan Terakomodasi, 1.783 Jemaah Haji Karawang Siap Berangkat

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang, Rojak
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang, Rojak. -kbeonline.id-
0 Komentar

KARAWANG, KBEonline.id — Di tengah penurunan kuota haji tahun 2026, Kabupaten Karawang justru mencatat fenomena berbeda. Seluruh jemaah cadangan yang sebelumnya hanya diproyeksikan sebagai pengganti, dipastikan ikut diberangkatkan ke Tanah Suci, Senin (20/4/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang, Rojak, mengungkapkan bahwa kondisi ini terjadi karena adanya kekurangan pemenuhan kuota di sejumlah daerah lain di Jawa Barat. Akibatnya, jemaah cadangan dari Karawang dialokasikan untuk menutup kekosongan tersebut.

“Pelunasan jemaah kita mencapai 106 persen. Awalnya kelebihan itu dari jemaah cadangan. Tapi karena ada daerah lain yang kuotanya tidak terpenuhi, akhirnya cadangan dari Karawang semua terbawa,” ujarnya.Ia menjelaskan, kuota awal Karawang berada di angka sekitar 1.723 jemaah, kemudian dikoreksi menjadi 1.707.

Baca Juga:Bandel, TPS Ilegal di Tambun Utara Akhirnya DisegelPeriksa Saksi-saksi, Satres PPA dan PPO Dalami Kasus Kematian Balita di Karawang

Meski secara angka mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, realisasi jumlah jemaah yang berangkat justru mencapai 1.783 orang.

Dengan kondisi tersebut, jemaah cadangan yang telah melunasi dan menyatakan kesiapan dipastikan ikut diberangkatkan tahun ini.

“Yang tidak masuk cadangan memang tidak bisa diberangkatkan. Tapi yang sudah cadangan dan melunasi, semuanya terakomodasi,” tegasnya.Selain itu, Rojak, menyampaikan bahwa seluruh tahapan keberangkatan telah selesai, termasuk distribusi koper dan pelaksanaan manasik haji.

“Alhamdulillah semua sudah siap. Koper sudah diterima jemaah, manasik sudah dilaksanakan, dan pemeriksaan kesehatan juga sudah tuntas. Secara keseluruhan, jemaah kita 100 persen siap berangkat,” ujarnya.Dari total jemaah, usia termuda tercatat 17 tahun, sementara yang tertua mencapai 90 tahun.

Rojak mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan, mengatur pola istirahat, serta mematuhi aturan penerbangan, termasuk tidak membawa barang terlarang.

Pemberangkatan perdana dijadwalkan pada Jumat, 24 April 2026 untuk Kloter 4, yang akan dilepas di Islamic Centre Karawang oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.

“Sampai saat ini tidak ada perubahan jadwal. Semua masih sesuai rencana, termasuk penerbangan yang dilakukan secara langsung (direct flight),” tegas Rojak.

Baca Juga:Warga Karawang Buruan Daftar! Kampus IRAKS Buka Beasiswa di Momen Hari Pendidikan Nasional ‎ ‎Komitmen Berkelanjutan CSR LPCK Cosmopolis di Awal 2026: Dari Respons Bencana Hingga Penurunan Stunting

Keberangkatan jemaah haji Karawang terbagi dalam dua gelombang dan lima kelompok terbang (kloter), seluruhnya melalui embarkasi Bekasi (JKS) dari Bandara Soekarno-Hatta.

0 Komentar