Tangis Kabau Sirah! Semen Padang Resmi Terdegradasi Usai Kalah dari Dewa United

Semen Padang FC
Tangis Kabau Sirah! Semen Padang Resmi Terdegradasi Usai Kalah dari Dewa United
0 Komentar

kbeonline.id – Tangis tak terbendung pecah di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026) malam. Semen Padang FC harus menerima kenyataan pahit: mereka resmi terdegradasi dari BRI Super League 2025-2026 usai kalah tipis 0-1 dari Dewa United. Hasil ini memastikan Kabau Sirah tak lagi memiliki peluang untuk keluar dari zona merah, menyusul PSBS Biak yang lebih dulu turun kasta.

Laga Penentuan yang Berujung Pahit

Datang dengan status “hidup-mati”, Semen Padang sejatinya mencoba tampil berani sejak awal laga. Namun, tekanan yang mereka bangun gagal berbuah gol.

Justru Dewa United yang mampu memanfaatkan momentum. Pada menit ke-31, Noah Sadaoui mencetak gol melalui sundulan tajam setelah menerima umpan silang matang dari Johnathan Pereira. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan.

Baca Juga:Hasil Super League: Dewa United Menang Tipis 1-0, Semen Padang Resmi TerdegradasiGarudayaksa FC & PSS Sleman Promosi! Ini Drama Akhir Pegadaian Championship 2025-2026

Semen Padang sempat memberikan perlawanan, tetapi kokohnya lini pertahanan Dewa United membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Di sisi lain, penampilan solid Rendy Oscario di bawah mistar hanya mampu menahan skor agar tidak semakin melebar.

Akumulasi Performa yang Tak Konsisten

Degradasi Semen Padang bukan semata hasil dari satu pertandingan ini. Sepanjang musim, performa mereka memang jauh dari stabil.

Dari 31 pertandingan, Kabau Sirah hanya mampu meraih 5 kemenangan dan 5 hasil imbang, sementara 21 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Catatan tersebut diperparah dengan lini belakang yang rapuh, terbukti dari total 52 gol kebobolan.

Tak hanya itu, kondisi internal tim juga turut memengaruhi performa. Pergantian pelatih dari Eduardo Almeida ke Dejan Antonic hingga akhirnya ditangani Imran Nahumarury tidak cukup untuk mengangkat konsistensi permainan tim.

Permohonan Maaf dan Realita yang Harus Diterima

Pelatih Imran Nahumarury mengungkapkan kekecewaannya usai laga. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter yang telah setia mendukung sepanjang musim.

Menurutnya, tim sudah berusaha maksimal, namun hasil akhir tetap tidak berpihak. Situasi ini menjadi pelajaran besar bagi seluruh elemen tim.

Fokus Bangkit di Musim Depan

Dengan tiga laga tersisa yang bersifat formalitas, Semen Padang kini harus mulai mengalihkan fokus ke musim depan di kasta kedua.

0 Komentar