kbeonline.id – Persik Kediri meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-32 BRI Super League 2025-2026. Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (8/5/2026), Macan Putih sukses menang telak 3-0 atas tuan rumah yang sudah dipastikan terdegradasi musim ini.
Laga bahkan baru berjalan tiga menit ketika Persik langsung membuka keunggulan. Situasi bola mati menjadi awal petaka bagi Semen Padang. Tendangan bebas Adrian Luna dari sisi kiri berhasil dimanfaatkan Jose Enrique yang bergerak cepat di depan gawang. Sontekannya lebih dulu menjangkau bola sebelum kiper Rendy Oscario melakukan penyelamatan.
Gol cepat itu membuat Persik tampil lebih percaya diri sepanjang pertandingan.
Baca Juga:Hasil Playoff Championship: Adhyaksa FC Ukir Sejarah, Promosi ke Super League Setelah Kalahkan PersipuraPersib Dapat Motivasi Besar dari Bobotoh Sebelum Terbang ke Samarinda
Semen Padang Sempat Memberi Perlawanan
Dalam posisi tertinggal, Semen Padang mencoba keluar menekan. Tim berjuluk Kabau Sirah beberapa kali membangun serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Salah satu peluang terbaik datang lewat Guillermo Fernandez pada menit ke-38.
Sayangnya, peluang tersebut belum mampu mengubah keadaan. Penyelesaian akhir Semen Padang masih kurang maksimal, sementara lini belakang Persik bermain cukup disiplin menjaga keunggulan.
Hingga turun minum, skor 1-0 untuk Persik tetap bertahan.
Jose Enrique Bersinar
Memasuki babak kedua, Persik tampil semakin agresif. Jose Enrique kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Semen Padang lewat gol keduanya pada menit ke-52.
Berawal dari umpan matang Telmo Castanheira di depan kotak penalti, Enrique berdiri bebas tanpa kawalan berarti. Ia dengan tenang melepaskan tembakan yang sukses menaklukkan Rendy Oscario.
Belum sempat Semen Padang bangkit, Persik kembali menambah gol hanya berselang beberapa menit. Kali ini Adrian Luna ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54.
Umpan Ernesto Gomez dari sisi kanan kotak penalti mengarah ke tiang jauh dan langsung disambar Luna menjadi gol ketiga Persik. Serangan itu berjalan cepat dan efektif, seperti tim yang benar-benar sedang menikmati permainan mereka.
Persik Tutup Laga dengan Dominan
Setelah unggul tiga gol, Persik tetap mencoba menekan dan mencari tambahan gol. Namun hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol lain yang tercipta.
