KBEonline.id– Laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung menyisakan duka mendalam di Kabupaten Karawang. Seorang pelajar siswa kelas 10 SMKN 1 Batujaya yang diduga bobotoh, ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum, Dusun Batujaya RT 05/02, Desa Batujaya, Senin (11/5/2026).
Korban berinisial AF (15) diketahui merupakan warga Dusun Gongcai I RT 16/05, Desa Teluk Bango, Kecamatan Batujaya.
Perwakilan keluarga korban, Muhammad Imam Al-Qodir, menuturkan bahwa korban tidak kunjung pulang sejak Minggu malam. Setelah melakukan pencarian mandiri selama 24 jam tanpa hasil, keluarga mendatangi Polsek Batujaya untuk membuat laporan orang hilang.
Baca Juga:Bungkus Narkoba Ini Dilempar Pelaku dari Sawah ke Dalam Lapas KarawangBupati Aep Lantik dan Serahkn SK 286 PNS Baru, Jaga Profesionalisme dan Kerja Tim
”Kita sudah koordinasi nyari ke sana kemari tidak ada. Akhirnya setelah 24 jam, kita bikin laporan kehilangan ke Polsek Batujaya,” ujar Imam.
Lebih lanjut Imam, namun saat proses laporan di Polsek Batujaya, seorang Ketua RT tiba di kantor polisi melaporkan adanya penemuan mayat. “Pas kita lagi bikin laporan, ada Pak RT datang mengabarkan penemuan mayat tergeletak di bantaran Sungai Citarum. Kami langsung cek ke lokasi, dan benar itu saudara kami,” tambahnya.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, terdapat luka serius di bagian leher yang diduga akibat sayatan senjata tajam. Meskipun kondisi wajah korban sulit dikenali karena luka-luka, pihak keluarga memastikan identitasnya melalui pakaian yang dikenakan terakhir kali.
Sementara itu, Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas, Ipda Cep Wildan bahwa penemuan jasad korban bermula dari laporan masyarakat. Petugas dari Polsek Batujaya bersama Unit Identifikasi Polres Karawang langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
”Kami membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki di wilayah Dusun Batujaya. Saat ditemukan, posisi korban berada di bawah tanggul dalam keadaan telungkup,” jelasnya.
Menurut Cep Wildan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban AF sebelumnya berpamitan pada hari Minggu untuk pergi menonton pertandingan sepak bola antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. AF berangkat menggunakan sepeda motor Yamaha NMax berwarna merah.
Namun, sejak Minggu sore, komunikasi antara korban dan keluarga terputus. Ponsel korban tidak dapat dihubungi, hingga akhirnya pihak keluarga mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan kehilangan sebelum mendapat kabar penemuan jasad di Sungai Citarum.
