Ada Lubang Besar, Hati-hati Melintas di Jalan Inspeksi Kalimalang Bekasi

Lubang Besar di Jalan Inspeksi Kalimalang
Ada Lubang Besar, Hati-hati Melintas di Jalan Inspeksi Kalimalang Bekasi.
0 Komentar

KBEONLINE.ID, BEKASI – Pengguna jalan yang melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, kini harus ekstra waspada. Sebuah lubang besar ‘misterius’ tiba-tiba muncul dan menganga di tengah badan jalan, menciptakan ancaman bagi keselamatan pengendara, terutama pada jam sibuk dan malam hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi lubang tersebut sangat memprihatinkan. Lapisan aspal nampak terkelupas dan amblas ke bawah, membentuk sebuah rongga gelap yang cukup dalam yang menembus struktur jalan. Retakan disekitar lubang juga terus melebar, menunjukkan bahwa permukaan aspal sudah sangat tipis dan rapuh. Di balik bongkahan aspal yang jatuh, terlihat struktur besi penyangga jalan yang kini dalam kondisi keropos.

Salahsatu warga sekitar, Darmuli mengungkap kerusakan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak Senin (11/5) kemarin. Namun, hantaman beban kendaraan berat pada Selasa (12/5) membuat permukaan jalan arteri itu semakin rapuh dan amblas.

Baca Juga:Update Harga Terbaru Emas UBS, Antam dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini 13 Mei 2026, Naik Apa Turun?Rekomendasi Tempat Nongkrong Sambil Ngopi di Bandar Lampung: Nyaman Buat Nugas hingga Larut Malam

“Jalan ini sejak kemarin sebenarnya sudah mulai rusak, sudah dua hari. Tapi parahnya hari ini kena truk, jadi langsung amblas. Besinya juga nampak keropos di dalam situ,” kata Darmuli di Cibitung, Selasa (12/5)

Kondisi ini semakin diperparah dengan posisi lubang yang berada di jalur utama yang padat kendaraan. Sehingga bisa menjadi jebakan mematikan bagi pengendara sepeda motor. Saat ini, warga hanya mengandalkan pembatas plastik berwarna oranye (water barrier) serta tumpukan batu dan ranting pohon sebagai penanda darurat agar pengendara tidak terperosok.

“Menurut saya ini bahaya sekali dan harus segera ditangani. Apalagi buat pengguna motor dan mobil karena jalannya sudah rapuh, aspalnya sudah amblas mengelupas semakin melebar,” tambahnya

Atas kondisi ini, ia mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan. Mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi transportasi logistik dan penghubung antara Kabupaten Bekasi dengan Kota Bekasi.

“Sebagai warga saya harap segera ditangani dan ditindaklanjuti,” tutur Darmuli.

Sementara itu, Kepala SDABMBK, Henri Linconl sudah mendapatkan informasi dari laporan masyarakat. Baik melalui media sosial dinas dan pemerintah daerah.

“Saya sudah mendapatkan laporan. Amblas tersebut karena saluran air yang terlindas berdampak amblasnya jalan. Namun hal itu langsung akan kami tangani melalui program URC untuk wilayah Tambun Selatan Kalimalang,” pungkasnya. (Iky)

0 Komentar