kbeonline.id – BRI Super League 2025-2026 akhirnya memasuki fase paling menegangkan. Musim tinggal menyisakan dua pertandingan lagi, tetapi persaingan di papan atas maupun zona degradasi masih belum benar-benar selesai.
Pekan ke-33 yang berlangsung pada 15 hingga 17 Mei 2026 dipastikan menjadi perhatian besar pecinta sepak bola nasional. Persib Bandung dan Borneo FC masih terus bersaing ketat dalam perebutan gelar juara, sementara Persis Solo berjuang mati-matian menghindari degradasi.
Persib dan Borneo Hadapi Tekanan di Laga Tandang
Persib Bandung saat ini masih berada di posisi teratas klasemen sementara. Namun tekanan belum berakhir karena mereka harus menjalani laga tandang sulit ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Minggu (17/5/2026) malam.
Baca Juga:Rekap Pekan ke-32 Super League: Persib Menang di El Clasico, Persaingan Gelar Masih PanasPSIM Resmi Bertahan di Super League, Van Gastel Fokus Bangun Mental Juara
Bermain di Parepare bukan perkara mudah bagi tim tamu. Atmosfer stadion yang terkenal panas sering membuat lawan kehilangan ritme permainan. Karena itu, Persib wajib tampil fokus jika ingin menjaga peluang mengangkat trofi musim ini.
Di sisi lain, Borneo FC juga masih terus mengintai. Pesut Etam akan bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada hari yang sama.
Meski Persijap sudah aman dari degradasi, situasi itu justru bisa membuat mereka tampil lebih lepas tanpa tekanan. Hal tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Borneo yang wajib menang demi menjaga asa juara.
Persis Solo Jalani Laga Hidup Mati
Selain perebutan gelar, perhatian juga tertuju ke papan bawah klasemen. Setelah PSBS Biak dan Semen Padang dipastikan turun kasta, kini tersisa satu slot degradasi yang masih diperebutkan.
Persis Solo berada dalam posisi paling sulit. Laskar Sambernyawa wajib menang saat menjamu Dewa United FC di Stadion Manahan pada Sabtu (16/5/2026) malam.
Jika gagal meraih poin penuh, peluang Persis untuk bertahan di Super League bisa tertutup secara matematis. Situasi ini membuat laga di Manahan dipastikan berjalan penuh tekanan.
Sementara itu, Madura United juga belum sepenuhnya aman. Mereka akan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga tandang yang tidak kalah berat.
