Dengan tiket masuk sekitar Rp20 ribu, wisatawan sudah bisa menikmati area keraton yang luas sekaligus melihat berbagai peninggalan Kesultanan Cirebon yang masih terawat hingga sekarang. Bangunan keraton juga memiliki arsitektur khas perpaduan budaya Jawa, Sunda, hingga Tiongkok.
Pengunjung disarankan menggunakan jasa pemandu wisata agar bisa memahami sejarah keraton lebih mendalam. Selain menambah wawasan, wisatawan juga dapat mengetahui filosofi unik dari setiap bangunan dan benda pusaka di dalam kawasan keraton.
Museum Pusaka dan Kereta Singa Barong
Di dalam kawasan keraton terdapat Museum Pusaka yang menyimpan berbagai koleksi bersejarah peninggalan Kesultanan Cirebon. Tempat ini menjadi salah satu area favorit wisatawan karena menyimpan banyak benda antik bernilai sejarah tinggi.
Baca Juga:Truk 20 Ton Terguling di Jalur Pantura Jatisari, Kemacetan Mengular hingga Cikalong dan JominKCP Mall Makin Ramai! Chikuro Hadir dengan Menu Viral yang Bikin Pengunjung Rela Antre
Salah satu koleksi paling menarik perhatian adalah Kereta Singa Barong yang memiliki detail ukiran sangat megah dan penuh filosofi. Kereta ini menjadi simbol perpaduan budaya Islam, Hindu, dan Tiongkok yang berkembang di Cirebon pada masa lampau.
Selain itu, terdapat pula koleksi wayang milik Sunan Kalijaga hingga lukisan Prabu Siliwangi yang terkenal memiliki sudut pandang visual unik saat dilihat dari arah berbeda.
Menikmati Murahnya Nasi Jamblang Pelabuhan
Usai berkeliling kawasan keraton, wisatawan bisa menikmati makan siang di Nasi Jamblang Pelabuhan yang terkenal dengan harga murah dan pilihan lauk melimpah. Tempat makan ini menjadi salah satu kuliner khas yang wajib dicoba saat berada di Cirebon.
Keunikan nasi jamblang terletak pada penyajian nasinya yang dibungkus daun jamblang sehingga menghasilkan aroma khas. Pengunjung dapat memilih sendiri berbagai lauk seperti telur, tempe, usus, sate, hingga sambal sesuai selera.
Meski terkenal enak dan legendaris, harga makanan di sini tetap sangat terjangkau. Bahkan satu piring nasi lengkap dengan beberapa lauk hanya menghabiskan biaya sekitar Rp12 ribu saja.
Goa Sunyaragi, Wisata Bersejarah yang Instagramable
Destinasi berikutnya adalah Goa Sunyaragi yang berada di Jalan Brigjen Dharsono. Tempat wisata sejarah ini dulunya digunakan sebagai lokasi meditasi dan peristirahatan para sultan Cirebon.
Arsitektur Goa Sunyaragi sangat unik karena tersusun dari batu karang yang membentuk lorong dan gua-gua kecil. Suasana di dalam kawasan wisata ini terasa klasik dan artistik sehingga sering dijadikan lokasi berburu foto oleh wisatawan.
