kbeonline.id – Pekan ke-33 BRI Super League 2025-2026 benar-benar menghadirkan drama dari atas sampai bawah klasemen. Persaingan juara semakin panas, sementara pertarungan menghindari degradasi berubah jadi laga penuh tekanan yang bikin suporter sulit duduk tenang.
Dengan hanya menyisakan satu pertandingan terakhir, situasi kini makin menegangkan. Ada tim yang tinggal selangkah menuju pesta juara, ada juga yang masih berjibaku demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persib Bandung Semakin Dekat dengan Gelar
Persib Bandung menunjukkan mental juara saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare. Dalam laga yang berlangsung sengit, Maung Bandung sukses menang dramatis 2-1 lewat gol di masa injury time.
Baca Juga:Hasil Super League: Drama Parepare! Persib Jaga Asa Hattrick Juara Setelah Bungkam PSM 2-1Hasil Super League: Gagal Menang di Jepara, Asa Juara Borneo FC Mulai Memudar
Kemenangan ini terasa sangat penting karena Persib sebelumnya punya catatan kurang bagus saat bermain di kandang PSM. Namun kali ini mereka berhasil mematahkan tren buruk tersebut sekaligus menjaga posisi di puncak klasemen.
Situasi makin menguntungkan bagi Persib setelah rival terdekat mereka, Borneo FC Samarinda, gagal meraih kemenangan. Pesut Etam hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Hasil itu membuat Persib kini memimpin klasemen dengan 78 poin, unggul dua angka atas Borneo FC yang mengoleksi 76 poin. Dengan satu laga tersisa, Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara sekaligus mencatat hattrick trofi Super League.
Persis Solo Menolak Menyerah
Di papan bawah, perjuangan Persis Solo juga tak kalah dramatis. Laskar Sambernyawa berhasil menjaga harapan bertahan di Super League setelah menang tipis 1-0 atas Dewa United FC di Stadion Manahan.
Gol tunggal kemenangan membuat Persis kini mengoleksi 31 poin dan tetap menjaga peluang lolos dari degradasi. Mereka hanya terpaut satu angka dari Madura United yang justru tumbang 1-2 dari PSIM Yogyakarta.
Artinya, perebutan satu tiket terakhir degradasi baru akan ditentukan pada pekan pamungkas. Situasi seperti ini memang yang paling bikin tegang. Satu gol saja bisa mengubah nasib satu musim penuh.
