VinFast VF3 Resmi Mengaspal di Indonesia : Mobil Listrik Rp150 Jutaan Ini Bikin Heboh

VinFast VF3 Resmi Mengaspal di Indonesia
VinFast VF3 Resmi Mengaspal di Indonesia
0 Komentar

Karakter RWD memberikan traksi yang cukup baik terutama ketika menghadapi tanjakan atau stop-and-go di jalan padat. Akselerasi dari posisi diam ke 50 km per jam diklaim bisa dicapai dalam waktu kurang dari lima detik, sementara kecepatan maksimumnya berada di angka sekitar 104 km per jam.

Salah satu keunggulan terbesarnya ada pada kelincahan bermanuver. Dengan radius putar hanya sekitar 4,5 meter, VF3 terasa sangat mudah digunakan di jalan sempit, area parkir padat, maupun saat harus putar balik di gang perkotaan.

Baterai LFP dan Pengisian Daya yang Berbeda

VinFast VF3 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP berkapasitas 18,6 kWh. Dalam kondisi penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 215 kilometer berdasarkan standar pengujian.

Baca Juga:Dua Pemotor Adu Banteng di Jalan Raya Proklamasi-Rengasdengklok, Satu Mahasiswa TewasDari Lahan Sempit Jadi Cuan Besar! Rahasia Kontrakan Estetik di Tangerang Selatan

Namun ada hal unik yang membedakan VF3 dari kebanyakan mobil listrik lain, yakni sistem pengisian dayanya. Mobil ini tidak memiliki onboard charger AC di dalam kendaraan, sehingga pengisian dilakukan langsung menggunakan arus DC.

Melalui fasilitas fast charging, baterai bisa diisi dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu sekitar 36 menit. Sementara untuk pengisian di rumah, VinFast menyediakan portable DC charger bawaan yang membutuhkan waktu sekitar enam hingga tujuh jam untuk pengisian penuh.

Sudah Dirakit Lokal di Indonesia

Kabar baiknya, unit VinFast VF3 yang dipasarkan di Indonesia kini sudah dirakit lokal atau CKD di fasilitas pabrik VinFast yang berada di Subang. Langkah ini diyakini akan membantu menjaga harga tetap kompetitif sekaligus mempercepat distribusi unit kepada konsumen.

Selain itu, VinFast juga memberikan jaminan garansi yang cukup panjang. Garansi kendaraan berlaku hingga tujuh tahun atau 160 ribu kilometer, sedangkan baterai mendapatkan perlindungan hingga delapan tahun tanpa batas kilometer untuk skema beli putus.

Sementara bagi pengguna yang memilih sistem langganan baterai, perlindungan diberikan seumur hidup sesuai ketentuan perusahaan. Dengan kombinasi harga agresif, desain unik, dan biaya operasional rendah, VF3 kini menjadi salah satu mobil listrik yang paling menarik untuk dilirik di pasar Indonesia.

0 Komentar