Tradisi Lama dengan Sasaran Baru: DPPKB Karawang Salurkan Daging Kurban Sasar Ratusan Balita Stunting

DPPKB Karawang Salurkan Daging Kurban Sasar Ratusan Balita Stunting
DPPKB Karawang Salurkan Daging Kurban Sasar Ratusan Balita Stunting
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang bergerak cepat dalam mengamankan dan mensukseskan program “ASN Berkurban” yang dicanangkan oleh Bupati Karawang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen nyata pemerintah daerah dalam melakukan intervensi dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah Karawang secara terintegrasi.

Plt Kepala Dinas DPPKB Karawang, Imam Bahanan, mengungkapkan bahwa ibadah kurban di lingkungan institusinya sebenarnya sudah menjadi tradisi rutin yang digelar setiap tahun. Hewan kurban yang disembelih murni bersumber dari swadaya dan gotong royong para pegawai DPPKB, di mana setiap satu ekor sapi ditanggung secara patungan oleh 7 hingga 14 orang ASN.

“Sebetulnya tidak aneh bagi kami, karena di DPPKB sudah menjadi tradisi setiap tahun untuk menyembelih hewan kurban, minimal satu sampai dua ekor sapi. Sumbernya merupakan kurban mandiri dari para pegawai kami sendiri,” ujar Imam, Kamis (28/5).

Baca Juga:Cuma Rp500 Ribuan Bisa Dapat Penginapan View Kelas Atas di Puncak Bogor : Bangun Tidur Langsung Lihat Gunung!Bahaya Sihir Uang di Kalangan Anak Muda! Begini Cara Generasi Muda Biar Tidak Boncos dan Pintar Atur Duit

Meski menjadi agenda tahunan, Imam menjelaskan terdapat perubahan mendasar pada teknis dan prioritas sasaran pendistribusian daging kurban pada tahun ini jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan kebijakan ini sengaja dilakukan agar program jaminan sosial keagamaan tersebut dapat berjalan beriringan dengan program prioritas penanganan kesehatan daerah.

“Jika dulu kami memprioritaskan wilayah terdekat di sekitar kantor Karang Indah, seperti Sayunan, Jatirasa, dan Kepuh, serta lingkungan sekitar pegawai, maka tahun ini berbeda. Sesuai instruksi dan program Pak Bupati, seluruh hasil kurban dialokasikan penuh untuk Baduta (bayi di bawah dua tahun) stunting serta ibu balita KEK (Kekurangan Energi Kronis),” jelas Imam.

Untuk tahun ini, DPPKB Karawang bertanggung jawab penuh atas dua wilayah lokus (lokasi fokus) utama, yaitu Kecamatan Karawang Timur dan sebagian wilayah Kecamatan Ciampel. Berdasarkan data pemetaan di lapangan, total target penerima manfaat dari dinas ini mencapai 220 sasaran, dengan rincian 160 orang di Karawang Timur dan 60 orang di Ciampel.Guna memastikan bantuan nutrisi ini tepat sasaran dan langsung diterima oleh keluarga yang membutuhkan, DPPKB menggerakkan seluruh lini petugas lapangan secara masif. Proses distribusi tersebut melibatkan sinergi dari Satuan Pelayanan (Satpel) KB tingkat kecamatan, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) tingkat desa, hingga Tim Pendamping Keluarga (TPK).

0 Komentar