“Perguruan tinggi tidak boleh menjadi menara gading. Kehadiran kita harus dirasakan langsung oleh denyut nadi perekonomian masyarakat. Ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat,” ujar Candra.
Karawang, lanjut Candra, memiliki potensi UMKM yang sangat besar. Namun, untuk bisa benar-benar ‘naik kelas’, para pelaku usaha membutuhkan sentuhan tata kelola yang modern, adaptasi digital, dan yang tidak kalah penting yaitu penerapan prinsip-prinsip syariah yang membawa keberkahan dan rasa aman dalam bertransaksi.
“Melalui seminar ini, Prodi MBS telah membuka ruang kolaborasi yang strategis. Saya berharap kegiatan ini melahirkan ide-ide segar, pendampingan yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha, serta mampu memotivasi mahasiswa kita untuk terjun langsung menjadi entrepreneur muda yang berkarakter Islami,” kata Candra. (ayi)
