Karena belum memperoleh kepastian, Jamal kembali mendatangi SMKN 1 Karawang pada Selasa (17/6). Namun, ia mengaku kembali diarahkan untuk mengikuti pendaftaran tahap II. Kondisi tersebut membuatnya merasa belum mendapatkan jawaban atas persoalan yang dipertanyakannya.
“Saya sebagai warga Karawang merasa kecewa. Saya hanya ingin mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai status anak saya serta proses seleksi yang dijalankan,” tegasnya.
Jamal berharap pihak SMKN 1 Karawang maupun instansi terkait dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB, memberikan penjelasan atas perbedaan data yang diterimanya, serta memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi calon peserta didik maupun orang tua.
Baca Juga:Belum Punya Tiket? BTS Resmi Tambah Jadwal Konser di Jakarta Jadi Tiga Hari, Begini Cara Dapat Tiket BTSAda Tempat Wisata Baru di Banten! Warga Jabodetabek Ayo Serbu Pulau Privat dengan Villa di Atas Laut
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMKN 1 Karawang belum memberikan keterangan terkait persoalan tersebut.***
