Warga Jakarta Wajib Liburan ke Tempat Ini! Ada Kampung Betawi Asri di Tepi Danau dengan Tiket Mulai Rp2.000

Kampung Betawi Asri
Kampung Betawi Asri
0 Komentar

KBEONLINE.ID JAKARTA – Di tengah padatnya gedung pencakar langit dan kemacetan ibu kota, ternyata masih ada destinasi wisata yang mampu menghadirkan suasana kampung tempo dulu yang tenang, asri, dan sarat budaya. Tempat tersebut adalah Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, khususnya kawasan terbaru yang kini ramai dibicarakan wisatawan, yakni Kampung Ismail Marzuki.

Berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, destinasi ini menjadi pilihan menarik bagi warga Jakarta yang ingin berlibur tanpa harus keluar kota. Selain menawarkan suasana alami di tepi danau, pengunjung juga bisa mengenal lebih dekat budaya Betawi yang mulai jarang ditemukan di tengah modernisasi kota.

Masuk Cuma Rp2.000 tapi Punya Pemandangan yang Bikin Betah

Perjalanan menuju Setu Babakan terbilang mudah karena akses jalannya cukup baik dan dapat ditempuh dari berbagai wilayah Jakarta. Banyak pengunjung memilih masuk melalui Gerbang Bang Pitung yang menjadi salah satu pintu utama kawasan wisata budaya ini.

Baca Juga:Sebelum Jadi Pusat Industri Terbesar di Asia Tenggara Begini Dulu Wajah Karawang Penuh RawaKenaikan BBM Bikin RAB Berantakan, Volume Proyek di Kabupaten Bekasi Berpotensi Berkurang

Begitu memasuki area Setu Babakan, suasana khas Betawi langsung terasa. Deretan ondel-ondel berukuran besar berdiri menyambut pengunjung, sementara rumah-rumah bercorak Betawi dengan warna-warna cerah menghadirkan nuansa yang berbeda dari suasana perkotaan Jakarta.

Yang membuat banyak orang terkejut adalah biaya masuknya yang sangat murah. Pengendara sepeda motor hanya dikenakan retribusi sekitar Rp2.000, sementara kendaraan roda empat cukup membayar sekitar Rp5.000 untuk menikmati kawasan wisata yang luas dan nyaman ini.

Surga Kuliner Betawi yang Mulai Sulit Ditemukan

Selain terkenal sebagai pusat pelestarian budaya, Setu Babakan juga menjadi surga bagi pencinta kuliner tradisional Betawi. Di sepanjang tepian danau berdiri berbagai warung yang menawarkan aneka makanan khas yang kini mulai sulit ditemukan di pusat kota.

Pengunjung dapat menikmati kerak telor yang dimasak langsung di tempat, laksa Betawi dengan kuah gurih khasnya, soto Betawi yang kaya rempah, hingga bir pletok yang menjadi minuman tradisional kebanggaan masyarakat Betawi.Suasana makan di bawah rindangnya pepohonan sambil menikmati pemandangan danau membuat pengalaman kuliner di tempat ini terasa jauh lebih istimewa dibanding pusat perbelanjaan modern.

0 Komentar