KBEONLINE.ID – Buat pecinta kuliner tradisional dengan cita rasa pedas, manis dan asam, ada satu tempat yang wajib masuk daftar blusukan kuliner di Kabupaten Bekasi. Namanya Rujak Salak Ma Ambreh yang berada di Kampung Cisaat, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Berada di tengah suasana perkampungan yang masih hijau dan asri, Rujak Salak Ma Ambreh menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati salak dengan bumbu rujak, tetapi juga bisa duduk santai di saung lesehan kayu sambil menikmati suasana adem di bawah pepohonan rindang dan perkebunan warga.
Yang menjadi daya tarik utama tentu saja rujak salaknya. Satu porsi dibanderol Rp20.000 dan sudah termasuk racikan bumbu rujak. Pengunjung juga bisa menentukan sendiri pilihan salak serta tingkat kepedasan bumbu sesuai selera. Tidak heran jika tempat ini cocok untuk pecinta rujak yang ingin merasakan perpaduan manis, asam, pedas dan gurih dalam satu sajian.
Baca Juga:Ternyata Keluarga Presiden Pernah Makan di Lotek Legendaris Karawang yang Sudah Ada Sejak 1954Saatnya Jadi Pelari Kalcer? Modal Kurang dari Rp500 Ribu Sudah Bisa Dapat Sepatu Lari Lokal Berkualitas
Menembus Jalur Perkampungan Bekasi Menuju Saung Ma Ambreh
Perjalanan menuju Rujak Salak Ma Ambreh bisa menjadi bagian dari pengalaman tersendiri. Jalur awal dapat ditempuh dari Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, kemudian mengambil jalur alternatif melalui kawasan Perumahan Harvest City. Dari sana, perjalanan berlanjut keluar melalui gerbang belakang perumahan menuju jalur perkampungan Bekasi yang masih hijau dan asri.
Sepanjang perjalanan, pengunjung akan melewati kawasan perkampungan Vila Duren dan sejumlah usaha lokal seperti Warung Mak Iki. Rute kemudian mengarah ke kawasan Edukasi Wisata Kampung Kita atau Desa Kertarahayu, termasuk melewati Jembatan Ciranggon yang menjadi salah satu patokan perjalanan menuju lokasi.
Untuk menemukan saung, salah satu patokan yang bisa digunakan adalah Musala Nurul Iman. Dari pertigaan, pengunjung mengambil arah kanan kemudian melanjutkan perjalanan sampai menemukan Gapura Gang Jalan Cilenang yang dihiasi ornamen berbentuk buah salak. Dari titik tersebut, perjalanan dilanjutkan menuju Saung Rujak Salak Ma Ambreh di Kampung Cisaat.
Rujak Salak Rp20 Ribu, Salaknya Bisa Dipilih Sesuai Selera
Menu utama di tempat ini tentu saja rujak salak. Pengunjung dapat memilih salak manis, salak asam, atau mengoplos keduanya. Pilihan tersebut membuat pembeli bisa menentukan sendiri karakter rasa yang diinginkan, apakah ingin dominan manis, lebih asam, atau perpaduan keduanya.
