Harganya juga masih ramah di kantong. Satu porsi sate kikil atau usus ayam lengkap dengan lontong dibanderol sekitar Rp10.000. Di sekitar kawasan saung juga terdapat pilihan makanan lain seperti mie ayam dan bakso bagi pengunjung yang ingin menikmati menu yang lebih familiar.
Adem dan Tenang, Cocok Buat Kulineran Bareng Keluarga
Salah satu alasan Rujak Salak Ma Ambreh menarik untuk dikunjungi bukan hanya karena makanannya. Lingkungan sekitar saung terasa adem, rileks dan tenang karena dikelilingi pepohonan rindang serta perkebunan milik warga. Suasana seperti ini membuat perjalanan kuliner terasa seperti sekaligus menikmati suasana pedesaan.
Tersedia saung-saung lesehan berbahan kayu yang bisa digunakan untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman. Pengunjung dapat menikmati rujak salak, sate kikil, es kelapa muda dan berbagai makanan lainnya sambil duduk santai menikmati udara kawasan perkampungan.
Baca Juga:Ternyata Keluarga Presiden Pernah Makan di Lotek Legendaris Karawang yang Sudah Ada Sejak 1954Saatnya Jadi Pelari Kalcer? Modal Kurang dari Rp500 Ribu Sudah Bisa Dapat Sepatu Lari Lokal Berkualitas
Area parkir juga cukup memadai untuk kendaraan roda dua maupun mobil. Dengan harga rujak salak Rp20.000, es kelapa muda Rp5.000, sate kikil atau usus Rp10.000, serta pilihan hasil kebun seperti buah buni dan kecombrang, Rujak Salak Ma Ambreh bisa menjadi pilihan menarik bagi warga yang ingin mencari kuliner tradisional sekaligus suasana santai di wilayah Bekasi.
Pecinta Rujak Salak, Silakan Merapat ke Ma Ambreh!
Rujak Salak Ma Ambreh menawarkan pengalaman kuliner yang sederhana tetapi punya daya tarik tersendiri. Buah salak yang bisa dipilih sesuai selera, mulai dari salak manis, asam hingga campuran, kemudian dipadukan dengan bumbu ulek cabai rawit, gula dan sedikit cuka. Hasilnya menghadirkan sensasi pedas, manis dan asam yang semakin nikmat ketika disantap dengan cara unik menggunakan daging salak untuk menyerok bumbu.
Harga yang ditawarkan juga cukup bersahabat. Dengan Rp20.000, pengunjung sudah mendapatkan satu porsi rujak salak lengkap dengan bumbunya. Jika ingin menambah menu, tersedia sate kikil atau usus lengkap dengan lontong Rp10.000, es kelapa muda Rp5.000, buah buni Rp10.000 per porsi, serta kecombrang sekitar Rp5.000 per plastik.
Jadi, bagi pecinta rujak salak yang bosan dengan sajian rujak biasa, Ma Ambreh bisa menjadi pilihan untuk merasakan kuliner tradisional di tengah suasana pedesaan Bekasi. Bukan cuma makan rujak, tetapi juga bisa duduk santai di saung, menikmati pepohonan rindang dan suasana Kampung Cisaat yang masih asri. Pecinta rujak salak? Silakan merapat!
