Kampung Sejuk di Tengah Megahnya Cikarang, Desa Ridogalih Cibarusah Simpan Suasana Pedesaan yang Masih Asri

Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, wilayah selatan Kabupaten Bekasi yang masih dipenuhi hamparan sawah
Di balik citra Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia dengan deretan pabrik, kawasan perumahan modern, dan jalan raya yang selalu ramai, ternyata masih tersimpan sebuah kampung yang menawarkan suasana pedesaan yang begitu tenang. Lokasi tersebut berada di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, wilayah selatan Kabupaten Bekasi yang masih dipenuhi hamparan sawah, kebun, hingga hutan bambu.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Di balik citra Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia dengan deretan pabrik, kawasan perumahan modern, dan jalan raya yang selalu ramai, ternyata masih tersimpan sebuah kampung yang menawarkan suasana pedesaan yang begitu tenang. Lokasi tersebut berada di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, wilayah selatan Kabupaten Bekasi yang masih dipenuhi hamparan sawah, kebun, hingga hutan bambu.

Pemandangan di desa ini sangat kontras dengan kawasan industri Cikarang yang hanya berjarak beberapa kilometer. Begitu memasuki wilayah Ridogalih, suasana berubah drastis. Jalan-jalan kecil membelah area persawahan, pepohonan rindang masih mendominasi, sementara udara terasa lebih sejuk dibanding kawasan perkotaan.

Hamparan Sawah dan Alam Hijau Masih Mendominasi

Sebagian besar wilayah Desa Ridogalih masih berupa lahan pertanian. Hamparan sawah membentang luas di sisi kanan dan kiri jalan, diselingi area perkebunan serta hutan bambu yang masih terjaga. Pemandangan tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Bekasi tidak hanya identik dengan kawasan industri, tetapi juga memiliki wilayah agraris yang masih lestari.

Baca Juga:Surga Mainan Murah di Jakarta! Pasar Asemka Jadi Andalan Reseller dari Berbagai DaerahKabar Baik Warga Bekasi Utara! Rp1,5 Miliar Digelontorkan untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan RSUD Cabangbungin

Di sejumlah titik juga terlihat warga menggembalakan sapi dan kambing secara tradisional. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang sebagian besar masih menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian dan peternakan.

Rumah Tradisional Masih Bertahan

Keunikan lain Desa Ridogalih adalah masih ditemukannya rumah-rumah tradisional yang menggunakan dinding anyaman bambu atau bilik. Bahkan, beberapa rumah masih mempertahankan lantai tanah serta halaman luas yang ditumbuhi berbagai tanaman.

Jarak antarrumah juga tidak terlalu rapat sehingga suasana kampung terasa lebih lapang dan alami. Pepohonan besar yang tumbuh di sekitar permukiman membuat lingkungan terasa teduh sepanjang hari.

Warga Masih Memasak dengan Tungku Kayu

Meski perkembangan zaman terus berjalan, sebagian masyarakat Ridogalih masih mempertahankan tradisi memasak menggunakan tungku kayu atau hawu. Tumpukan kayu bakar masih mudah ditemukan di halaman rumah warga sebagai cadangan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Namun demikian, kehidupan masyarakat juga mulai beradaptasi dengan teknologi modern. Sebagian besar rumah telah menggunakan kompor gas sebagai pelengkap aktivitas dapur sehingga penggunaan tungku kini lebih banyak dilakukan pada kondisi tertentu.

0 Komentar