kbeonline.id – Persik Kediri terus melakukan pembenahan skuad jelang Super League 2026/27. Setelah sebelumnya berpisah dengan tiga pemain senior, kini giliran enam pemain muda yang harus angkat kaki dari tim Macan Putih.
Langkah ini menunjukkan bahwa Persik memang sedang masuk fase evaluasi besar. Manajemen tampaknya ingin membangun ulang komposisi tim agar lebih sesuai dengan kebutuhan musim depan.
Enam pemain muda yang dilepas adalah Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, dan Zidane Afreza. Dua di antaranya bahkan merupakan alumni tim EPA Persik, sehingga perpisahan ini terasa cukup berarti bagi klub.
Baca Juga:Syahrul Trisna Resmi Jadi Rekrutan Pertama Arema FC Musim 2026/27Persija Resmi Gandeng Adidas Indonesia Sebagai Apparel Baru
Pemain Muda Dinilai Punya Masa Depan Cerah
Meski tidak lagi dipertahankan, manajemen Persik tetap memberi apresiasi kepada para pemain muda tersebut. Klub menilai mereka masih punya potensi besar untuk berkembang di masa depan.
Manajer tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan bahwa keputusan ini tidak menghapus nilai kerja keras yang sudah diberikan para pemain selama mengenakan seragam kebanggaan Macan Putih.
“Sebenarnya, mereka pemain muda yang punya potensi besar. Masing-masing punya kesempatan besar untuk berkembang di masa depan. Harapan terbaik untuk karier sepak bola mereka selanjutnya. Semua pihak di klub berterima kasih atas perjuangan dan dedikasi selama berkostum Persik Kediri,” ujar Rachmad.
Ucapan tersebut menunjukkan bahwa proses perpisahan dilakukan secara baik-baik. Tidak ada drama, hanya keputusan yang diambil demi arah baru tim dan perjalanan karier para pemain.
Tiga Senior Juga Lebih Dulu Pergi
Sebelum enam pemain muda ini dilepas, Persik lebih dulu berpisah dengan tiga nama senior, yakni Rodrigo Dias asal Brasil, Syahrian Abimanyu, dan Yusuf Meilana.
Artinya, gelombang perombakan di tubuh Persik memang cukup besar. Klub tampaknya ingin menata ulang skuad dari beberapa lini sekaligus, baik pemain berpengalaman maupun pemain muda.
Langkah ini bisa dibaca sebagai upaya serius Persik untuk membentuk tim yang lebih kompetitif pada musim 2026/27. Kini, publik tinggal menunggu bagaimana manajemen mengisi slot-slot kosong tersebut di bursa transfer.
