CIKARANG SELATAN, KBEONLINE.ID – Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, memastikan bahwa tahun ini 90 persen tidak ada pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBDes.
Kepastin itu di sampaikan Pj Kepala Desa Serang, Achmad Fadillah dalam rapat Musyawah Desa (Musdes) perubahan kedua APBDes Tahun 2026, di aula kantor desa setempat, Senin (10/8/26).
” Karena pesta demokrasi Pilkades ini hajat besar, pelru anggaran yang besar juga. Jadi kita fokuskan untuk pikades dulu,” bilangnya.
Baca Juga:BPBD Karawang Pastikan Mata Air Binong Tetap Mengalir, Kualitas Air Disebut Sangat BaikUpdate! Katalog Promo Superindo 10-13 Agustus 2026, Ada Diskon Dada dan Paha Ayam Tanpa Tulang: Rp5.990/100gr
Ia menyebut, tahun 2026 ini anggaran di fokuskan pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Oleh karenanya beberapa kagiatan atau program Pemerintah Desa yang sudah di susun harus ditunda hingga selesai Pilkades.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawartan Desa (BPD) Serang, Bubun mengatakan, Musdes perubahan kedua APBDes ini dilaksanakan atas dasar adanya penambahan Anggaran dari APBD untuk pelaksanan Pilkades.
” Anggaran nya mencapai Rp 500 juta lebih. Oleh karena itu perlu adanya Musdes karena anggaran ini bukan hibah,” ucapnya.
Meski begitu, Pemerintah Desa tetap bisa melaksanakan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya yang sudah di tetapkan dalam RKP Desa (Rencana Kerja Pemerintah Desa).
” Jadi perlu saya sampai kan juga bahwa beberapa kegiatan yang di tunda. Kalau anggaran nya ada itu bisa di lanjutan karena bagaimana pun juga pembangunan infrastruktur di desa serang harus merata,” tandasnya.
Untuk di ketahui, Musdes perubahan kedua ini turut di hadiri Pemerintah Desa, BPD, Panitia Pilkades, Pendaming Desa, LKD, Polisi, TNI, RT/RW serta unsur terkait lainnya. (mil)
